SELAMAT DATANG

Selamat Datang di Blog "Nafiri Sion"... blog yang berisi Pengajaran Kabar Penganten Kristus... hanya untuk berbagi informasi dan sharing tentang Kebenaran Firman Tuhan... Tuhan Yesus memberkati

Pengungkapan Rahasia Wahyu 11

 PENGUNGKAPAN RAHASIA
WAHYU 11


Wahyu pasal 11 terbagi dalam 3 (tiga) bagian :

1.   Ukuran Bait Allah dan Negeri yang Kudus, ayat 1-2
2.   Dua Saksi yang bernubuat, ayat 3-14
3.   Sangkakala yang ke-7, ayat 15-19


UKURAN BAIT ALLAH DAN NASIB NEGERI YANG KUDUS.

Ayat 1     Maka diberikan kepadaku sejenis buluh pengukur yang seperti tongkat rupanya dengan katanya : ”Bangkitlah, dan ukurlah Bait Allah, dan tempat korban dan segala orang yang sembahyang didalamnya itu;

Ayat 2    Dan biarkanlah halaman yang diluar bait Allah itu, jangan diukur dia, karena sudah diberikan kepada orang kafir, dan Negeri yang kudus itu akan dipijaknya empat puluh dua bulan lamanya.

Ayat 1 dan 2 berbicara tentang rahasia Tabernakel dan Yerusalem pada masa yang akan datang.

Tentang Pelajaran Tabernakel


Pelajaran Tabernakel ini telah diungkapkan secara terperinci tetapi dalam ayat ini kembali diungkap sedikit tentang Tabernakel.

Pelajaran Tabernakel telah disusun oleh hamba Tuhan yang telah percaya pada lahir baru daripada Air dan Roh akan tetapi diadakan beberapa koreksi karena beberapa tafsiran yang tidak tepat. Aku memperlihatkan kepada hamba-hambaKu melalui penglihatan sebagai berikut: Aku perlihatkan kepada mereka skoci yang berjalan diatas darat. Diatas skoci itu ada Tabernakel Musa. Diatas skoci itu duduk 3 Guru Besar yang mengeluarkan atau menerbitkan Tabernakel Indonesia. Skoci jalannya didarat dan miring. Ketiga guru Besar ini memakai celana putih kemeja hitam.

 
4 tiang dalam Tabernakel

Lihat Pelajaran Tabernakel yang telah diungkapkan. Adapun 4 tiang ini adalah berbicara tentang Injil Matius, Markus, Lukas, Yahya. Jadi berbicara tentang 4 Injil sepenuh.

4 tiang ini yang disebut pintu Gerbang adalah Pintu Aku (Yesus ). Tanpa melalui ini maka kamu tidak dapat masuk dalam Tabernakel. Dan apabila kamu tidak melalui pintu ini adalah pencuri dan penyamun. Perhatikan Yahya 14:6, Yahya 10:1 dan Yahya 10:9.

Yahya 14:6: ”Maka kata Yesus kepadanya : “Aku inilah Jalan dan Kebenaran dan Hidup, seorangpun tiada sampai kepada Bapa, kecuali dengan Aku ”.

Yahya 10:1 : “Sesungguh- sungguhnya Aku berkata kepadamu: Siapa yang tiada masuk kandang domba daripada pintu, melainkan memanjat daripada tempat lain, ialah seorang pencuri dan penyamun”.

Yahya 10:9 : “Aku inilah Pintu. Jikalau barang seorang masuk dari Padaku, ia terpelihara kelak, dan iapun masuk keluar serta mendapat makanan”.

Adapun Pekabaran pintu Gerbang ini perhatikanlah Pilipi 1:18-19 :

“Biar dengan sebagaimanapun, baik dengan pura-pura, baik dengan sungguh, maka Kristus itu dimasyurkan juga, maka sukacitalah aku akan hal itu, bahkan, senantiasalah aku akan bersukacita”, Ayat 18
“Karena aku mengetahui, bahwa ia itu akan berbalik menjadi keselamatanku oleh sebab doamu dan pertolongan Roh Yesus Kristus”. Ayat 19

Jadi Pekabaran ini mempunyai 2 sifat yaitu  :
a.     Pekabaran yang sungguh-sungguh.
b.     Pekabaran dengan hawa nafsu / akal-akal manusia.

Tetapi meskipun demikian Aku juga dimasyurkan. Inilah yang disebut Pekabaran Halaman dengan 2 cara yaitu :
1.   Pekabaran dengan Kuasa.
2.   Pekabaran dengan akal-akal manusia

Adapun sifat dari 4 Injil ini adalah sebagai berikut :
Ø  Mengagungkan Aku
Ø  Mengagungkan KuasaKu
Ø  Mengagungkan KesucianKu
Ø  Mengagungkan KebenaranKu

Dalam Pelajaran Kidung Agung 4:12 “Bahwa engkau laksana taman yang berpagar kelilingnya, hai adinda, hai tunanganku ! bagaikan pancaran air yang bersekat dan mata air yang termeterai“. (Terjemahan Lama)

Dimana disini dibuka rahasia 4 sungai dari taman Firdaus, ini adalah berbicara tentang Aku:

1.   Sebagai Raja diatas segala raja.
2.   Sebagai Tabib diatas segala Tabib.
3.   Sebagai Juru Selamat.
4.   Sebagai Pembabtis Roh Suci.

Dan juga mempunyai hubungan dengan 4 Injil.

Contoh tentang Pekabaran dengan Kuasa
1.   Yahya Pembaptis, Matius 3
2.   Aku (Tuhan Yesus) dengan para murid-murid.
3.   Para RasulKu dan murid-muridKu pada zaman Gereja Hujan Awal, contoh Pilipus dalam Kisah Rasul 8.

Contoh tentang Pekabaran Akal Manusia

·    Para ahli Torat dan Parisi orang Saduki dan Herodiani perhatikan Matius 15:8-14 dan Matius 23.

Orang-orang yang bertobat pada pekabaran ini disebut pekabaran Halaman, berarti mereka itu hanya sampai pada Kolam Pembasuhan yaitu menerima Baptisan air saja. Dan pekabaran ini mempunyai 2 sangsi :

1. Apabila ia mati ia akan menghadapi kursi pengadilan, perhatikan 2 Korintus 5:10 : “Karena tak dapat tiada kita sekalian akan jadi nyata dihadapan kursi pengadilan Kristus, supaya tiap-tiap orang menerima balasan, sebagaimana yang telah dilakukan oleh tubuh itu, baik atau jahat”, dan kalau selamat dia akan beroleh Pelepah Kurma (daun palem – Wahyu 7:9).

2. Apabila gerejaKu akan terangkat orang-orang yang hanya menerima kabar pertobatan akan tertinggal dan ia akan dipijak-pijak oleh orang kafir selama 42 bulan lamanya. Inilah yang dimaksud dalam Wahyu 11:2.

Dan orang-orang yang percaya pada iman halaman ini ialah mereka yang sudah mendengar Injil kebenaranKu tetapi mereka belum dipenuhi dengan RohKu. Dan banyak anak-anakKu yang hanya menerima 4 Injil dengan pengorbananKu tetapi untuk masuk dalam baptisan air dengan jalan selam mereka menolaknya. Inilah yang dikatakan orang Kristen Kulit.

Dalam Pelajaran 7 Tingkat Iman mereka hanya sampai pada tingkat pertama, ada yang sampai pada tingkat yang II dan juta sampai pada tingkat III. Tetapi mereka menolak untuk meningkat pada tingkat IV.

Halaman ini tempatnya orang banyak dan seringkali kotor. Begitulah kehidupan orang yang bertobat yang hanya sampai pada halaman, masih banyak yang berkecimpung dalam dosa.

Dalam halaman ada 2 alat yang penting yaitu :

1.  Mezbah Korban, dimana korban-korban itu disembelih dan dibakar adalah berbicara tentang pengorbananKu untuk manusia.

2.  Kolam Pembasuhan. Apabila orang masuk dalam Kamar Suci tidak membasuh tangan dan kakinya ia akan mati dibunuh. Ini berbicara tentang baptisan air. Siapa yang tidak dibaptis dengan air ia akan mati Rohani.

Baptisan Air itu hanya jalan keampunan dosa dan sebagai pernyataan telah menerima Aku dan pengakuan pada umum Matius 3:6 : “Lalu dibaptiskannya mereka itu didalam sungai Yarden, sambil masing-masing mengaku dosanya”.

Adapun baptisan itu adalah jalan untuk menuju ke surga, adalah sakramen yang penting untuk keselamatan manusia, yang tak dapat ditolak oleh manusia. Orang yang menolak Baptisan Air berarti menolak firmanKu dan menunggu murka dari Aku Matius 3:7-8.

“Tetapi apabila dilihatnya banyak daripada orang farisi dan Sadukipun datang minta dibaptiskan, berkatalah ia kepada mereka itu : “Hai bangsa ular, siapakah mengajar kamu melarikan dirimu daripada murka yang datang kelak ?”Ayat 7
“Keluarkanlah olehmu buah-buahan yang berpadan dengan tobat”. Ayat 8

Tetapi dalam kesempurnaan GerejaKu bukan saja dibaptis dengan air tetapi juga dibaptis dengan Roh dan menerima karunia-karunia Roh sampai mengeluarkan buah-buah Roh. Hal ini dijelaskan dalam pelajaran Tabernakel dan Pelajaran Pekerjaan Roh.

LIMA (5) TIANG DALAM PINTU KEMAH

Pintu Kemah adalah berbicara tentang Baptisan Roh dan Kepenuhan Roh. Keduanya Kelihatan sama tapi ada perbedaannya :

1.    BAPTISAN ROH.

Baptisan RohKu adalah tanda meterai dimana RohKu meliputi seseorang dengan tanda bahwa ia berkata-kata dalam salah satu bahasa asing (bahasa Roh). Perhatikan Kisah Rasul 2:1-4.

Ada penilaian bahwa tatkala orang itu masuk dalam baptisan air dia juga telah dimeterai oleh Roh. Hal ini mengambil contoh dalam Matius 3:16-17 :
“Setelah Yesus dibaptiskan, naiklah Ia dari dalam air itu dengan segera, maka terbukalah langit, lalu dilihatnya Roh Allah turun seperti seekor burung merpati datang keatasnya”. Ayat 16
“Maka suatu suara dari langit mengatakan : “Inilah AnakKu yang Kukasihi, Kepadanya pun Aku berkenan”. Ayat 17

Hendaklah dimengerti bahwa seseorang yang telah menerima Aku dan percaya, maka ia telah dipimpin oleh RohKu sehingga ia menerima kebenaranKu sampai ia menerima baptisan air tapi RohKu ada diatasnya (mereka).

Sedangkan yang dimaksudkan dengan baptisan Roh adalah satu tanda meterai bahwa ia telah lahir baru daripada Roh. Dan setelah dimeterai oleh RohKu maka ia akan disebut Rumah dan Roh Allah diam didalamnya. Berarti Roh Allah tinggal didalam kamu. 1 Korintus 3:16, Rum 8:9; 14-16, 1 Korintus 6:19, 2 Korintus 6:16.

Inilah yang dimasuksud dengan Yahya 3:5 : “Maka jawab Yesus “Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu : Jikalau barang seorang tiada diperanakkan daripada air dan Roh, tiada boleh ia masuk kedalam kerajaan Allah”.

Lahir baru daripada air dan Roh dimana kamu boleh masuk dalam kerajaanKu berarti kamu menjadi anak-anakKu.

Baptisan RohKu selain sebagai tanda meterai menjadi anak-anakKu tetapi kamu juga memperoleh kuasa supaya kamu menjadi saksi perhatikan Kisah Rasul 1:8 : “Tetapi kamu akan beroleh kuasa kelak apabila Rohulkudus turun keatas kamu dan kamu akan menjadi saksi Bagiku, baik di Yerusalem, baik diseluruh tanah Yudea atau Samaria, sehingga sampai keujung bumi”.

Inilah yang Aku katakan pada murid-muridKu dalam Lukas 24:49 : “Dan tengoklah, Aku ini menurunkan keatasmu  Perjanjian BapaKu. Tetapi kamu ini nantilah didalam negeri ini, sehingga kamu dilengkapi dengan kuasa dari tempat Mahatinggi”.

Berarti baptisan RohKu disamping memeteraikan, juga memberikan kelengkapan kuasa dari tempat yang Mahatinggi.

Baptisan RohKu yang ditandai dengan berkata-kata dengan salah satu bahasa asing (bahasa Roh) sewaktu-waktu dapat meninggalkan kamu. Hal ini akan diterangkan dalam kepenuhan RohKu.

Perhatikan ada beberapa penafsir dari hamba-hambaKu yang sudah lahir baru daripada air dan Roh bahwa Baptisan Roh itu hanya satu bahasa saja, mereka menolak apabila ada salah satu dari sidang jemaat berkata-kata dengan berbagai bahasa dengan alasan mereka yakni Kejadian 11.

Sedangkan pelaksanaan dalam Gereja Hujan Awal tidak demikian perhatikan Kisah Rasul 19:1-17; 2:1-13; 10:44-48; Markus 16:17-18, 1 Korintus 13:1. Sekali lagi Baptisan Roh itu adalah tanda meterai kelahiran baru dari air dan Roh.

Baptisan RohKu seperti orang yang mabuk anggur manis berarti apabila seseorang dibaptis oleh RohKu terjadi dalam hidupnya dan nampak seperti orang yang mabuk anggur manis. Karena pada saat itu terjadi pertarungan dalam hidupnya dimana RohKu akan masuk mencari tempat didalamnya dan setan juga mau memasuki didalamnya. Jadi ada pertarungan. Itu sebabnya nampak apabila ada baptisan Roh terjadi hal-hal yang menantang FirmanKu dimana kamu nampak :
  1. Terjadi kegerakan sehingga memukul-mukul bangku dan sering kali mengakibatkan tangannya jadi luka dan bangku jadi rusak.
  2. Sering kali terbanting-banting dan menganggu orang lain dalam hal berdoa.
  3. Ada juga yang merayap kesana kemari.
  4. Ada juga yang keluar dari tempat duduknya lalu berjalan dan menari-nari.
Dan ini bertentangan dengan petunjuk FirmanKu dalam Kisah Rasul 2:1-13 dimana dikatakan mereka itu seperti orang yang mabuk anggur manis kemudian berkata-kata dengan berbagai bahasa, sehingga orang yang mendengar tercengang-cengang dan heran.

Dan tatkala RasulKu Petrus berkhotbah menjelaskan peristiwa itu. Orang yang menyaksikan dan menghadiri peristiwa itu banyak yang menyesal dan bertobat. Perhatikan Kisah Rasul 2:37-41. Berarti baptisan RohKu ini menarik banyak orang datang kepadaKu.

Dalam Kisah Rasul 10:44-46 baptisan Roh itu memegahkan Aku sehingga seisi rumah Kornelius dan orang yang beserta dengan dia bertobat menerima baptisan air pada saat itu juga. Demikian juga dalam Kisah Rasul 19:1-7 setelah mereka dibaptis dengan RohKu dan penuh dengan RohKu merekapun bernubuat.

Jadi baptisan RohKu itu buka kacau akan tetapi akan membawa berkat. Hal ini juga telah dijelaskan terperinci dalam pekerjaan RohKu.

2.    KEPENUHAN ROH

Kepenuhan RohKu adalah akibat dari baptisan RohKu. Kedengarannya hampir sama tapi fungsinya berlainan. Baptisan RohKu sering kali juga dianggap kepenuhan sama dengan gelas yang diisi air yang sudah meluap keluar. Jadi disini hendaklah dimengerti bahwa baptisan RohKu adalah tanda meterai sedangkan kepenuhan RohKu adalah lanjutan dari baptisan RohKu. Baptisan RohKu apabila tidak dipelihara akan hilang, hal ini banyak menjadi pengalaman pada hamba-hambaKu sekarang ini. Yang dimaksud dengan Kepenuhan Roh ialah pemeliharaan Baptisan Roh.

Contoh 1.
Apabila seseorang telah dibaptis dengan RohKu sebagai tanda meterai, kemudian pada hari berikutnya dalam perhimpunan setelah Firman Tuhan masuk dalam penyembahan, kata-kata asing (bahasa roh) yang diterima waktu baptisan roh akan muncul kembali sampai berulang-ulang kali. Ini belum menjadi karunia tetapi apabila kata-kata asing (bahasa roh) tadi berubah menjadi kata-kata asing (bahasa roh) yang lain itulah yang disebut Karunia Lidah (Karunia Bahasa Roh).

Jadi kepenuhan Roh ini diumpamakan seperti air di dalam gelas yang sudah melimpah kemudian diisi lagi supaya airnya itu jangan menjadi busuk,  tapi diisi dengan air lain lagi supaya tetap baru. Dan itu terjadi terus-menerus. Itu sebabnya apabila kamu berdoa sambunglah dengan kata-kata asing (bahasa roh). Dan apabila kata-kata asing (bahasa roh)  itu sudah berubah maka disebutkan karunia lidah.

Contoh 2.
Pada waktu kamu berdoa dan berkata-kata asing (bahasa roh) dengan bahasa India dan besoknya seterusnya masih dalam bahasa India, itu disebut Kepenuhan RohKu, dan RohKu tidak lagi meninggalkan kamu dan RohKu telah menjadi Raja dalam kehidupan kamu.

Tetapi apabila bahasa India telah berubah menjadi bahasa Jepang maka inilah yang disebut Karunia Lidah (Karunia Bahasa Roh), maka kamu akan masuk pada pendewasaan Rohani dan beroleh karunia-karunia lain berdasarkan 1 Korintus 12:8-11. Dan karunia ini memungkinkan engkau akan dilantik menerima salah satu jawatan Tuhan dalam 1 Korintus 12:26-30, Epesus 4:11-12. Kemudian kamu dituntut mengeluarkan buah-buah Roh berdasarkan Galatia 5:22-23 dan 1 Korintus 13:1-13.

Adapun Baptisan Roh dan Kepenuhan Roh adalah mengandung rahasia persekutuan antara GerejaKu dengan Aku, itulah fase yang kedua.

Oleh karena itu Pintu Kemah disebut pintunya RohKu. Pintu ini membuka jalan pada persekutuan dengan Aku dimana kamu akan mengenal akan pekerjaan RohKu, jawatan-jawatan pemberianKu dan buah-buah RohKu, yang membawa kamu pada pengertian Rahasia FirmanKu dan Rahasia Perjamuan dan Rahasia Doa dan Penyembahan yang membawa kamu bersekutu dengan Aku. Oleh karena itu kalau tidak melalui Pintu Kemah itu. Jalan untuk bersekutu dengan Aku tertutup.

Sebab itu jangan heran apabila orang yang imannya sampai pada Halaman akan bingung dan heran apabila mendengar pekerjaan RohKu itu. Ada juga hamba–hamba Tuhan mengajar tentang persekutuan dengan Aku tanpa melalui prosedur yang sebenarnya, yakni memasuki Kamar Suci tanpa melalui Pintu Kemah. Jadi mereka mencari jalan masuk dalam Kamar Suci dengan menggali pasir, sebab dasar daripada Tabernakel Musa adalah pasir dan pasir adalah berbicara tentang daging.

Dan juga ada yang masuk memanjat dari atas membuka tutup Kemah Sembahyang dan merobeknya lalu melompat kebawah ke Kamar Suci. Ini berbicara tentang kesombongan.

Menggali pasir dan merobek tutupan kemah adalah merusak Tabenakel. Dan hendaklah kamu mengerti bahwa kamu adalah TabernakelKu dimana RohKu ada dalam kamu. Barang siapa merusak Tabernakel itu, Aku sendiri akan merusakkan mereka. 1 Korintus 3:15-17 dan mereka itu juga disebut pencuri  perhatikan Yahya 10:1, 9:
”Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu : Siapa yang tiada masuk kandang domba daripada pintu, melainkan memanjat daripada tempat lain ialah seorang pencuri dan penyamun”. Ayat 1
”Aku inilah Pintu. Jikalau barang seorang masuk daripadaKu, ia terpelahara kelak dan iapun akan masuk keluar serta mendapat makanan”. Ayat 9

Cara inilah yang disebut mengaku diri sudah dipenuhi oleh Rohku tapi cara bagaimana ia dipenuhi oleh RohKu tidak mengerti, dan adakalanya dia meniru kata-kata asing. Ada juga pelajaran mengatakan dari guru-guru besar mereka yang mengajar, apabila mereka sudah belajar Tabernakel melalui Bible Study dan sudah mengetahui rahasia alat-alat Kamar Suci dan Kamar Maha Suci berarti mereka telah penuh dengan RohKu.

Itu sebabnya baptisan RohKu tidak diindahkannya dan apabila mereka itu mengadakan kebaktian atau bidston mereka berdoa kepadaKu seperti orang bisu.Sering kali berjam-jam berlutut katanya merenungkan Firman tapi ini merupakan pelajaran tiruan semedi. Mereka lupa 1 Korintus 14.

Makna dari  kata-kata asing (bahasa roh) itu adalah berbicara rahasia dengan Allah. Hal ini diterangkan dalam pekerjaan Roh. Kemudian ada pula guru-guru besar yang percaya lahir baru daripada air dan Roh mengajar bahwa 5 tiang yang masuk dalam pintu Kamar Suci adalah berbicara tentang Rasul Petrus, Yakub, Yahya, Paulus dan Barnabas. Mereka ambil dasar FirmanKu dalam Galatia 2:9. Tafsiran ini adalah tafsiran akal-akal manusia. Hal ini tidak masuk akal sebab :

1.   Barnabas bukan seorang Rasul Inti.
2. Ketiga orang ini sebagai murid-muridKu tetapi mereka itu bukan Pembaptis Agung Roh, oleh karena itu harus ditempelak karena pelajaran ini adalah pelajaran akal manusia.

Pintu Kemah adalah berbicara Pintunya Roh dan 5 tiang ini adalah berbicara tentang Injil Matius, Markus, Lukas, Yahya dan Kisah Rasul, sedangkan Pintu Kemah adalah berbicara tentang kepenuhan RohKu dan Akulah pembaptis Agung Roh Suci, perhatikan Kisah Rasul 2:33 “Setelah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah serta menerima daripada Bapa Perjanjian Rohulkudus, dicurahkankannyaa Roh itu seperti yang mkamu lihat dan dengar itu”.

Perhatikan juga dalam Matius 3:11b : “Ialah akan membaptiskan kamu dengan Rohulkudus dan api”.

Karena RohKu itu adalah pribadiKu yang tiada kelihatan. Oleh karena itu apabila mereka itu mengatakan bahwa ke-5 orang tersebut diatas adalah berbicara tentang Pintu Kemah dengan sendirinya menganggap mereka ini adalah pembaptis agung Roh Suci. Dan sekarang ke-5 orang tersebut tidak ada lagi semuanya sudah meninggal hanya hidup pada abad I. Berarti pembaptis agung Roh Suci sudah tidak ada lagi. Sebab itu jangan heran kalau baptisan RohKu itu tidak bekerja aktif lagi karena mereka telah salah mengajar. Kenapa Kisah segala Rasul itu dimasukkan dalam salah satu dari 5 tiang itu? Karena Kisah ini adalah praktek dari Injil sepenuh. Dan dalam Kisah segala Rasul ini mulai dipraktekkan pekerjaan Roh.

Kisah Rasul adalah praktek pekerjaan Rasul-rasulKu pada Gereja Hujan Awal (12 Rasul). Dimana Rasul-rasulKu ini menjadi wakil-wakilKu sudah mempraktekkan 4 Injil sepenuh dan untuk itu Aku sudah kirimkan Penolong yakni RohKu yang Aku sudah janjikan pada mereka sebelum Aku tersalib dan sesudah Aku bangkit dari antara orang mati. Perhatikan baik-baik waktu aniaya pada gereja Awal merajalela. RasulKu Yakub mati sahid atas perintah Raja Herodes perhatikan Kisah Rasul 12:1-2. RasulKu ini tidak ada kesempatan untuk mengabarkan InjilKu lebih luas. Jadi sekali lagi bahwa Pintu Kemah itu adalah Baptisan dan Kepenuhan RohKu, sedangkan 5 tiang itu adalah berbicara tentang : Matius, Markus, Lukas, Yahya dan Kisah Rasul.

Tiga (3) Alat dalam Kamar Suci:
1.   Kaki Dian
2.   Meja Roti Sajian.
3.   Mezbah Dupa.

Ketiga alat ini yang ada dalam Kamar Suci di letakkan masing–masing pada tempatnya dan dilarang dipindah-pindahkan atau bertukar tempat karena mempunyai arti yang penting yang perlu diketahui. Hal ini telah diterangkan khusus dalam pelajaran Tabernakel tetapi kembali diterangkan sepintas karena kepentingan pelayanan.

KAKI DIAN

Ini adalah berbicara tentang pekerjaan RohKu dimana diterangkan:
1.   Karunia Roh.
2.   Jawatan-jawatan Tuhan.
3.   Buah-buah Roh.

Perhatikan 1 Korintus 12:4-6. Ini bukan baptisan RohKu atau kepenuhan RohKu. Alat ini pertama-tama kali ditemui pada waktu memasuki Kamar Suci sesudah melewati Pintu Kemah. Dan sudah dijelaskan bahwa Pintu Kemah adalah baptisan dan kepenuhan RohKu. Ini bukan bekerja buat Aku karena orang yang bekerja buat Aku bukan hanya cukup dipenuhkan dengan RohKu akan tetapi dia harus memenuhi persyaratan-persyaratan melalui pengertian Rohani dari ke-3 alat dalam Kamar Suci ini yakni :

1.   Kaki Dian, berbicara tentang pekerjaan RohKu.
2.   Meja Roti Pertunjukkan, berbicara tentang penuh dengan Firman dan pengertian Firman itu serta Perjamuan Suci.
3.   Mezbah Dupa, berbicara tentang Rahasia Doa dan Penyembahan termasuk juga kuasa untuk menembusi Tirai.

Sebab itu jika hendak menjadi hambaKu dia harus memenuhi 3 alat dalam Kamar Suci ini yakni mengetahui pekerjaan RohKu, penuh dengan Firman dan mengetahui rahasia Doa dan Penyembahan dan rajin menyangkal diri barulah menjadi hambaKu.

Hendaklah dimengerti Baptisan Roh adalah tanda meterai menjadi anak-anakKu dan memperoleh kuasa menjadi saksiKu (Kisah 1:8). Tapi hendaklah diketahui bahwa 120 murid yang berada di loteng Yerusalem itu adalah murid-muridKu yang penuh dengan Firman karena turut melayani beserta dengan Aku. Oleh karena itu sesudah mereka itu dibaptis dengan RohKu mereka itu jadi saksiKu (hanya 3 ½ tahun Aku mengajar mereka).

Beberapa banyak hamba-hambaKu dan anak-anakKu bersaksi gagal walaupun mereka penuh dengan RohKu karena mereka kekurangan Firman.

Itu sebabnya Rasul Paulus mendirikan sekolah Alkitab di Efesus (Tiranus) untuk mendidik mereka yang akan menjadi saksi-saksiKu. Kisah Rasul 19:9 : “Tetapi apabila setengah orang mengeraskan hatinya dan ingkar, serta mencerca jalan itu dihadapan orang banyak, maka undurlah ia dari pada mereka itu, lalu mengasingkan murid-murid itu. Maka pada tiap-tiap hari ia berbicara didalam sekolah Tiranus”.

Pelita Emas itu harus menyala karena kalau tidak menyala maka ruangan menjadi gelap sehingga alat-alat dalam Kamar Suci tidak nampak sampai pada Tirai, dan ini adalah berbicara apabila dalam gerejaKu Kaki Dian tidak menyala maka pemberitaan Firman turut menjadi gelap. Keinginan berdoapun sudah tidak ada lagi dan Skyna Glory tak nampak.

Apabila Pelita Emas itu menyala atau pekerjaan RohKu bekerja dalam Gereja maka nampaklah Meja Roti Sajian dan Mezbah Dupa; sehingga orang-orang yang masuk tidak meraba-raba dan nampak ketiga alat dalam Kamar Suci. Demikian bagi gereja-gerejaKu apabila pekerjaan RohKu berjalan baik, kuasanyapun berjalan baik dan nampak Skyna Glory dari Allah. Jadi Pelita Emas mempunyai peranan penting dalam Kamar Suci, karena ia adalah alat penerang. Begitu juga pekerjaan RohKu mempunyai peranan penting dalam gerejaKu karena itu adalah alat penerang umtuk memberitakan rahasia FirmanKu dan membawa untuk bersekutu dengan Aku.

Perhatikan Wahyu 11:1 ini adalah berbicara mereka yang berada dalam Kamar Suci yang berada di Mezbah Dupa yaitu tingkat terakhir.

Penyembahan dari Gereja Penganten yang diukur karena penyembah yang benar adalah menyembah Aku dalam Roh dan Kebenaran. Gereja-gerejaKu yang menyembah Aku tanpa Roh dan Kebenaran adalah penyembahan yang berbau busuk, oleh karena itu apabila Gereja Penganten akan diasingkan mereka itu akan tertinggal dan dipijak-pijak oleh Antikrist. Mereka itu yang disebut benih gereja yang tertinggal dalam Wahyu 12:17. Dan ini juga yang dimaksud dengan Matius 24:19; 25:8-12.

Pelita Emas adalah Aku sendiri, tetapi waktu Aku naik ke sorga maka kamu menjadi pelita dan terang dalam dunia Yahya 8:12, Matius 5:14. Pelita Emas ini terdiri dari emas tulen dan inilah bayangan dari Aku, cabang-cabangngnya adalah berbicara tentang anak-anakKu, perhatikan Yahya 15:1 : “Aku inlah Pokok Anggur yang benar, dan BapaKu ialah Pembelanya”. Minyak adalah bayangan RohKu.

Apabila Pelita tidak menyala lagi berarti pekerjaan RohKU tidak berjalan baik. Oleh karena itu sumbu harus diperiksa dan apabila sumbu itu sudah berarang harus dibersihkan dan dipotong dengan Gunting Emas. Apabila ada anakKu yang tadi-tadinya penuh dengan RohKu kemudian RohKu tidak bekerja lagi seperti Pelita tidak menyala lagi hendaklah sumbu itu dipadamkan lebih dahulu dan dibersihkannya, dipotong arangnya dengan emas. Ini berbicara bahwa mereka itu harus dibersihkan dengan Firman yang diurapi dengan RohKu supaya pelita Rohaninya menyala kembali. Bagi mereka yang tidak mau dibersihkan oleh FirmanKu mereka akan seperti orang yang dibuang keluar. Segala karunia RohKu Aku cabut dan pindahkan kepada orang lain, yang akibatnya akan mengalami mati Rohani, Wahyu 3:1: ”Suratkanlah kepada Sidang Jemaat yang di Sardis itu seperti yang demikian: Inilah sabda Dia yang mempunyai ketujuh Roh Allah, dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala perbuatanmu, bahwa engkau sudah disangka hidup, tetapi yang sebenarnya engkau mati”.

Nanti memasuki Kerajaan 1000 th Masa Damai Pelita Emas akan dipadamkan. Artinya tugasnya sudah selesai karena gerejaKu sudah menikah dengan Aku, dan segala karunia Rohani akan ditiadakan 1 Korintus 13:8-13.

MEJA ROTI SAJIAN

Alat ini adalah ayat yang kedua dalam Kamar Suci. Meja Roti Sajian berbicara tentang Firmanku dan Perjamuan Suci. Diatas Meja itu terdapat 12 ketul roti, roti adalah berbicara tentang FirmanKu, tanpa FirmanKu kamu akan tersesat oleh karena itu Firman tanpa Roh adalah mati, Roh tanpa Firman adalah buta. Tanpa FirmanKu bagaimana kamu dapat bersaksi atau menjadi saksiKu ?

FirmanKu harus ada pada tiap-tiap orang percaya bahkan harus terukir dalam loh hati. Perhatikan 2 Korintus 3:1-3. Orang yang penuh dengan Firman tidak perlu takut dan bimbang. FirmanKu memperbaiki segala sesuatu dan membawa kamu kepada kebenaranKu perhatikan 2 Timotius 3:16-17 :
”Adapun tiap-tiap kitab yang diwahyukan Allah bagi pelajaran bagi hal menyatakan yang salah bagi hal membaiki yang rusak dan bagi hal mengajarkan jalan yang benar”. Ayat 16
”Supaya hamba Allah itu sempurna, terlengkap bagi segala perbuatan yang baik”. Ayat 17

Meja Roti Sajian berbicara tentang FirmanKu dan Perjamuan Suci. Banyak kali Perjamuan Suci disalahgunakan oleh hamba-hambaKu dimana mereka melakukannya tanpa memperhatikan FirmanKu. Mereka tidak bisa membedakan mana yang boleh makan dan mana yang tidak boleh. Perhatikan 1 Korintus 11, dimana apabila kamu makan Perjamuan tidak memeriksa diri tidak membawa berkat.

Dalam penyempurnaan Gerejaku bagi anak-anakKu yang belum penuh RohKu sama sekali Aku tidak perkenankan makan Perjamuan Suci. Apa sebab ? Karena dalam Pelajaran Tabernakel  mereka belum memasuki Pintu Kemah, sedangkan Meja Roti Sajian berada dalam Kamar Suci.

Oleh karena itu mereka yang makan Perjamuan Suci yang belum penuh Roh diumpamakan seperti pencuri yang masuk meloncat melalui tutupan Tabernakel atau menggali pasir karena dasar Tabernakel adalah pasir (padang pasing).

Mereka diancam FirmanKu dalam Yahya 10:1,9. Ini berlaku bagi mereka yang akan disempurnakan menjadi Gereja Penganten.

Apa perlunya kita makan Perjamuan Suci ? Karena mempunyai arti yang penting dalam kehidupan Rohani. Perhatikan Yahya 6:44-46.

Dan hal itu hendaklah dilakukan setiap kali karena ingat nanti pada masa penyingkiran Gereja Penganten diatas awan-awan maka Gereja Penganten akan makan manna seperti Umat Israel yamg Aku hantar keluar dari Negeri Mesir menuju Tanah Kanaan (Perjanjian). Sebab itu sekali lagi Aku peringatkan, hanya mereka yang penuh Roh Suci baru boleh makan Perjamuan Suci.

MEZBAH DUPA

Mezbah Dupa adalah berbicara tentang Doa dan Penyembahan. Dan Penyembahan akan berjalan baik apabila menurut Pelajaran Tabernakel

1.   Melewati Pintu Kemah
2.   Kaki Dian berbicara tentang pekerjaan Roh.
3.   Meja Roti Sajian, makan FirmanKU dan Perjamuan Suci.

Baru datang pada Mezbah Dupa yakni Doa dan Penyembahan. Dengan cara inilah barulah kamu dapat bersekutu dengan Aku.
Sebab itu apabila kamu mengadakan kebaktian atau bidston lebih dahulu kamu minta nyalakan Kaki Dian Rohanimu supaya RohKu memimpin acara itu sampai selesai sehingga acara itu berjalan baik sampai selesai artinya : Pada waktu kebaktian kamu berdoa akal maka akhir doa akal kamu sambung dengan kata-kata asing (bahasa roh) dan pada saat itu Kaki Dian kamu menyala.

Itu sebabnya apabila RohKu bekerja dengan manis jangan sekali-kali menyuruh orang yang belum penuh Roh untuk berdoa. Ingat dibuka dengan Roh, ditutup dengan Roh. Bukan dimulai dengan Roh diakhiri dengan daging. Jadi Gereja Penganten akan diukur penyembahannya seperti yang dimaksud dengan Wahyu 11:1 ini.

Sebab itu gerejaKu harus sampai pada tingkat yang sebenarnya dan inilah yang diukur.

Dengan Apa di ukur ?

Yaitu diukur dengan tongkat. Tongkat berbicara tentang FirmanKu dan FirmanKu adalah Aku sendiri, Mazmur 23:4  dan Yahya 1:1.

Mazmur 23:4 : “Jikalau aku berjalan dalam lembah bayang–bayang maut sekalipun, tiada juga aku takut bahaya, karena Engkau juga menyertai aku, bahwa batangMu dan tongkatMu ada menghiburkan daku”.

Yahya 1:1 : “Maka pada awal pertama adalah Firman dan Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itulah juga Allah”.

Oleh sebab itu setiap gerejaKu akan diukur dan pengukuran akan dimulai pada permulaan Hujan Akhir yaitu pada Kegerakan Besar yang hanya 3 ½ tahun.

Jadi Perhatikan pelajaran Kamar Suci itu termasuk pada pelajaran Ibrani 6:1-3. Ini adalah pelajaran Semi Penganten, didalamnya terdapat 3 macam pekabaran :

1.   Di campur dengan akal-akal manusia.
2.   Dengan Ilham Roh, 1 Yahya 2:27.
3.   Dengan Wahyu, Galatia 1:11-12

Apabila tidak berhati-hati akan mengalami seperti umat Israel 40 th berkelana dipadang belantara. Demikian juga Pelajaran Kamar Suci jika tidak berhati-hati akan berputar-putar dan tidak bersekutu dengan Aku (tidak tampak Skina Glory).


TIRAI

Tirai adalah pintu masuk dari Kamar Suci ke Kamar Maha Suci. Di pintu Tirai ini ada 4 tiang dan tiang ini adalah berbicara 4 Injil sepenuh

Pintu Tirai adalah berbicara tentang pintunya Allah Bapa, dalam susunan pekabaran maka pintu ini adalah menunjuk pada Pekabaran Penganten (kabar kesempurnaan), Galatia 1:11-12, 1 Yahya 2:27, Yermia 33:3

Pekabaran ini adalah pekabaran yang yang diwahyukan oleh Allah. Disini pekabaran akal-akal manusia ridak ada tempatnya lagi. Segala sesuatu diajar oleh Roh, bukan diajar dengan pelajaran manusia sambil membandingkan barang Rohani dengan Rohani. Perhatikan 1 Korintus 2:10-16.

Pekabaran Penganten adalah pekabaran tanpa kompromi dan sifatnya adalah menikas. Oleh karena itu disebutkan Pelajaran Tirai. Disini tidak ada lagi penafsiran akal-akal manusia. Semuanya diajarkan oleh karunia Roh atau pewahyuan. Berarti RohKu mengajar langsung, dan akal itu hanya menimbang. Pelajaran Penganten adalah pengajaran yang menghantar dalam persekutuan dengan Aku sehingga nampak Skina Glory dan kamu akan nampak perkara-perkara yang besar melalui kemuliaanKu.          

Dalam peraturan Tabernakel bahwa Imam Besar setahun sekali masuk dalam Kamar Maha Suci untuk membawa korban untuk keampunan bagi dirinya, bagi keluarganya dan bagi umat, dimana ia setelah masuk Kamar Maha Suci memercik Peti Perjanjian dengan darah 7 kali dan sesudah itu ia keluar untuk memberkati.

Pada waktu ia memercik Peti Perjanjian itu dia nampak Skyna Glory KemuliaanKu turun pada Peti Perjanjian. Dulu hanya Imam Besar yang mengalami persekutuan dengan Aku, tapi sekarang semua orang bisa melihat yaitu yang terpanggil dan dipilih. Karena Tirai yang memisahkan antara Kamar Suci dan Kamar Maha Suci telah dirobek tatkala Aku mati disalib dan mati di Joljuta.

Sekarang semua orang bisa masuk dalam Kamar Maha Suci melalui Doa dan Penyembahan, menurut aturan Tabernakel dan akan mengalami seperti Firman Tuhan dalam Kisah Rasul 2:16-18, 1 Korintus 14:26-32.

Ada tafsiran dari Guru-guu Besar dari aliran-aliran yang percaya lahir baru daripada air dan Roh, yang mengemukakan tafsiran mereka bahwa 4 tiang adalah Nabi Musa, Henokh, Elia dan Aku. Mereka sejajarkan Aku dengan manusia sama dengan tafsiran mereka tentang 4 zat yang hidup dalam Wahyu 4.

Tafsiran mereka ini keliru sama sekali karena mereka itu tidak menyelidiki FirmanKu dengan seksama. Sebab itu tolaklah pelajaran itu karena menyesatkan.

Betapapun kesucian dan kebaikan manusia bahkan lantikan padanya tidak akan sama dengan Aku. Hal ini disadari oleh Yahya Pembaptis sehingga ia berkata bahwa mengangkat tali kasutnyapun tiada berlayak, perhatikan Matius 3:11 : Sungguhpun aku ini membaptiskan kamu dengan air, supaya kamu bertobat, tetapi Orang yang akan datang kemudian daripadaku, Ialah lebih berkuasa daripadaku; maka tiadalah berlayak aku menjadi pengangkat kasut-Nya: Ialah akan membaptiskan kamu dengan Rohulkudus dan api.
Pelajaran yang mengatakan Henoch, Musa, Elia, dan Aku pada 4 tiang pada pintu Tirai, itu adalah pelajaran akal-akal manusia.

Tambahan Pelajaran Mezbah Dupa.

Penyembahan yang berbau harum dihadapanKu ialah didalam Roh dan Kebenaran Yahya 4:23-24. Penyembahan inilah yang akan menembusi Tirai dan bukan merobek Tirai karena Tirai itu robek pada waktu Aku mati di Joljuta. Penyembahan yang benar ialah berdoa dengan akal kemudian berdoa dengan Roh dengan berkata-kata asing (bahasa roh) atau karunia lidah (karunia bahasa roh). Karena kata-kata asing itu (karunia lidah) bagaikan asap yang menembusi Tirai masuk dalam Kamar Maha Suci. Dengan Doa dan Penyembahan yang teratur membuka pintu Sorga buat kamu sehingga Skyna Glory nampak.

Apa sebabnya perlu kata-kata asing (bahasa roh) ? Karena apabila kita berkata-kata asing kita bicara rahasia dengan Allah dan ini mengkuatkan iman sendiri dan tak perlu diartikan, perhatikan 1 Korintus 14:2-4.

Hanya apabila diterjemahkan maka akan sama nilainya dengan Nubuatan. Ingat kalau ada api tentu ada asap. Apabila kamu memasang api itu diatas Mezbah dan diatasnya ditaruh Dupa maka kedengaranlah letusan-letusan. Ini berbicara tentang kata-kata asing (bahasa roh) yang hampir tidak kedengaran dan asapnya menembusi Kamar Maha Suci itu menunjukkan perhubungan dengan BapaKu melalui karunia lidah (bahasa roh). Oleh karena itu apabila kamu menyembah Aku, berdoalah dengan akal lalu sambung dengan kata-kata asing (karunia lidah) dan ini berkenan kepadaKu.

Ibadat yang teratur akan mengalami persekutuan dengan Aku berdasarkan 1 Korintus 14:26-33, dimana muncul Karunia-karunia Penyembahan (pernapasan tubuh Penganten), yakni:
1.   Mazmur / Nyanyian dalam Roh.
2.   Karunia Lidah (bahasa Roh).
3.   Nubuatan.
4.   Kenyataan / Penglihatan.
5.   Karunia Lidah (bahasa Roh) yang diartikan.

Inilah tanda Persekutuan dengan Aku.

Berbagai cara melihat penglihatan :

1.   Pada waktu sedang menyembah jatuh ke depan – Daniel 10:15-19
2.   Duduk berlutut waktu menyembah atau Kebaktian Umum.
3.   Berdiri pada waktu kebaktian.

Adapun ke-5 karunia yang tersebut diatas membawa Gereja Penganten pada pendewasaan Rohani yang tinggi yang akan nampak seperti Pelita di atas gunung, Matius 5:14 yang berbunyi : “Kamu ini terang dunia. Sebuah negeri yang diatas gunung, mustahillah ia tersembunyi”

Dan pada waktu gereja akan disempurnakan nampak seperti Perempuan yang bersalut dengan Matahari, berdiri diatas Bulan dan bermahkota 12 Bintang,  Wahyu 12:1. Ini menunjuk bahwa Gereja Penganten melebihi gereja-gereja yang bukan Penganten.

Banyak yang belum memahami tentang 1 Korintus 14:26-33. Itu sebabnya mereka berbuat demikian; mereka tidak tahu bahwa 1 Korintus 14:1-5 ditegaskan bahwa nubuatan itu adalah meneguhkan sidang jemaat, sedang karunia lidah (bahasa roh) itu adalah berbicara rahasia dengan Allah dan meneguhkan iman sendiri. (Perhatikan Pelajaran 1 Korintus 14:1-40).

Ada juga cara lain yaitu menyembah Aku seperti pasar, ribut tidak berketentuan, berlututpun bertetangan dengan kehendakKu (FirmanKu). Mereka tidak tahu, Aku sedang memegang tangan hambaKu yang memimpin penyembahan itu. Dan kalau mereka menyembah Aku mereka membelakangi podium berarti membelakangi Aku. Jadi sama saja mereka menyembah bangku-bangku atau pintu masuk dan jendela. Itu sebabnya RohKu meninggalkan mereka itu, meskipun tadi-tadinya Aku ada ditengah-tengah mereka. Penyembahan mereka seperti nafiri tidak berketentuan, itu sebabnya kacau. Ada yang memukul-mukul bangku, ada yang terbanting-banting, dan ada yang merayap sedangkan peraturan penyembahan adalah tertib dan teratur. Karena Allah itu sejahtera bukannya kusut.

Itu sebabnya perhatikan dalam 1 Korintus 14:40 : “Tetapi segala perkara itu hendaklah dilakukan dengan senonoh dan dengan peraturannya”.

Lakukanlah segala perkara itu dengan senonoh dan teratur. Sedangkan kamu menghadap pembesar dunia mempunyai peraturan tertentu yang telah ditetapkan yang sering kali memakai protokol supaya jangan salah menghadap. Apabila kamu mengahadap seorang pembesar tentu kamu berbicara dengan sopan, berpakaian dengan rapi serta tunduk dan teratur dan berkata-katapun teratur. Apalagi kamu datang menghadap Aku.

Itu sebabnya RasulKu Paulus menulis tata cara ibadat yang berkenan kepadaKu dan menjalankan karunia-karunia yang Rohani berdasarkan 1 Korintus 14 dan 1 Korintus 12.


KAMAR MAHA SUCI

Dalam Kamar Maha Suci ini terletak Peti Perjanjian didalamnya berisi :
1.   Tongkat Harun yang berbicara tentang RohKu.
2.   Kedua Loh batu yang berbicara tentang BapaKu
3.      Bokor berisi Manna yang berbicara Aku yang dari Surga yang telah turun menjadi Roti yang hidup yang dipecahkan. Perhatikan Yahya 6:31 : “Nenek moyang kami makan Manna di padang belantara seperti yang tersurat itu : Ia sudah mengaruniakan mereka itu roti dari surga akan makanannya”.

Itu sebabnya Gereja yang sempurna harus melewati ketiga perkara ini. Dalam Kamar Suci ketiga alat itu masih terpisa-pisah sedangkan dalam Kamar Maha Suci ketiga alat ini menjadi satu.

PEKERJAAN AKU (Tuhan Yesus Kristus).

1.   Pekerjaan sebagai Nabi – Jawatan Nabi.
2.   Pekerjaan sebagai Imam Besar – Jawatan Imam Besar.
3.   Pekerjaan sebagai Raja diatas segala Raja – Jawatan Raja diatas segala Raja.

Penjelasannya :

1.  JAWATAN NABI  :

Yahya 4:44 : ”Karena Ia sendiri menyaksikan, bahwa seorang Nabi tiada berhormat didalam negerinya sendiri”.

Pekerjaan Nabi ini Aku laksanakan waktu Aku berada dibumi melaksanakan pekerjaan BapaKu selama 3 ½ tahun, dimana Aku disertai mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang heran juga dengan kuasa kesembuhan. Dan pekerjaan Nabi ini selesai tatkala Aku mati di kemuncak Joljuta. Jadi Aku melaksanakan pekerjaan BapaKu hanya 3 ½ tahun lamanya.

2.  JAWATAN IMAM BESAR, Ibrani 5:1-3; 4:12-16

Tugas seorang Imam Besar adalah membawa korban karena dosa, sebagai juru syafaat memberkati dan melantik dan mengurapi kemah sembahyang, pekerjaan ini tengah Aku lakukan membawa Gereja Penganten sampai menikah dengan Aku. Pekerjaan ini Aku lakukan sejak Aku bangkit dari antara orang mati sampai keangkatan gerejaKu berdasarkan Wahyu 12:6,14. Bagi benih gereja yang tertinggal dan masuk pada zaman Antikris meskipun masih ada jalan ketebusan, tetapi ketebusan mereka itu harus dibeli dengan harga yang mahal yakni penyiksaan tubuh, jiwa dan Roh dengan kata lain keselamatan mereka harus dibeli dengan darah mereka sendiri.

Adapun Pekerjaan Imam Besar adalah sebagai berikut:

1.  Aku sudah membawa korban diriKu sendiri menggantikan korban binatang dan bukan hanya untuk satu bangsa tetapi untuk isi dunia. Yahya 1:29 : “Pada keesokan harinya ia nampak Yesus datang kepadanya, lalu katanya : Lihatlah Anak Domba Allah, yang mengangkut dosa isi dunia“. Dan dalam 1 Petrus 2:24 : ”Ia sendiri sudah menanggung segala dosa kita didalam tubuhnya diatas kayu salib, supaya kita dimatikan dari dosa lalu hidup bagi hal yang benar: Maka dari sebab bilurnya kamu disembuhkan“.

2. Aku sudah memberkati dan melantik Rasul-RasulKu waktu Aku diangkat naik ke surga. Yahya 20:19-23.

3. Aku memanggil Hamba-hamba Tuhan dan melantik mereka dan menetapkan mereka menjadi saksi-saksiKu mulai dari Gereja Hujan Awal sampai Gereja Hujan Akhir perhatikan Kisah Rasul 13:1-4, 20:28 dan pelantikan ini berlangsung terus sampai pada Kegerakan Besar. Semua Hamba-haamba Tuhan yang Aku pakai untuk menjadi saksi-saksiKu, Aku lantik.

4. Aku memeteraikan anak-anakKu sampai hari ini dengan RohKu sejak Gereja Awal sampai Gereja Hujan Akhir.

Itu sebabnya Aku berjalan ditengah-tengah Kaki Dian Wahyu 1:12-16 sampai pada Kegerakan Besar Hujan Akhir.

3.  PEKERJAAN SEBAGAI RAJA DIATAS SEGALA RAJA

1)  Terjadi pada waktu nabiKu Musa + Elia teranngkat naik ke Surga pada waktu berakhirnya akhir zaman Antikris waktu peniupan Sangkakla ke-7 yang bertemu dengan bokor murka Allah ke–7. Pada saat itu Aku dilantik menjadi Raja diatas segala raja, mahkota duri telah ditanggalkan berarti penebusan telah selesai, kemudian Aku turun memerangi Antikris dalam perang Harmagedon, Wahyu 19:11–21, Wahyu 17:14, Wahyu 11:12–17.
2)   Memerintah untuk 1000 tahuin Masa Damai sebagai Raja diatas segala Raja, Wahyu 20:4–6.

Adapun ketiga pekerjaanKu (jabatan ini) ada dalam ketiga alat dalam Peti Perjanjian.

Penjelasan :

1.  Tongkat Harun,  ini berbicara tentang Aku sebagai Nabi disertai dengan kuasa dan mujizat. Tongkat Harun ini telah menelan semua tongkat ahli nujum di Mesir.
2. Bokor berisikan Manna, ini berbicara tentang Imam besar. Aku jadi korban karena dosa manusia di Golguta. Karena Aku juga roti yang  dipecahkan (roti yang hidup) menjadi makanan yang sungguh Yahya 6:31–58. Aku menjadi roti yang hancur dan dipecahkan dan hancur karena dosa manusia. Dan pengorbanan ini adalah penebusan bagi umat manusia di keempat penjuru alam berlaku mulai Gereja Hujan Awal sampai gerejaKu diangkat bahkan sampai pada zaman Antikris pada kedatanganKu yang kedua kali Wahyu 18:4, 17:14, Zakaria 14:4.
3. Dua (2) loh batu, ini berbicara tentang hukum Allah, ini terjadi pada 1000 tahun Masa Damai dimana  Aku sebagai Raja diatas segala raja dan akan memeritah bersama para saleh–salehKu dan yang diperintah adalah sisa yang lolos dari zaman Antikris.

Disini masih Ada pekabaran karena didalam Wahyu 1:6  dikatakan Aku akan menjadikan kamu suatu kerajaan dan seterusnya. Ini menunjuk pada 1000 tahun Masa Damai masih ada pekabaran dimana kamu memerintah bersama para saleh–salehKu.

Dalam ketiga susunan dan 3 jabatan ini maka kamu dapat melihat bahwa pekerjaanKu sebagai Nabi, sebagai Imam besar, jangan sekali–kali timbul dalam hati kamu untuk menyamakan Aku dengan Nabi-nabiku yang lain karena jabatan NabiKu. Jangan samakan Aku dengan Rasul-RasulKu dan jangan samakan Aku dengan raja-raja, karena Aku adalah Raja diatas segala raja. Ingat ketua–ketua yang ada dalam Wahyu 4:4–10 mereka adalah 24 Rasul inti yang Aku jadikan raja–raja diatas bumi nanti tetapi jangan kamu samakan  dengan Aku, karena ke-24 ketua itu menyembah Aku, berarti Akulah Raja diatas segala raja. Barang siapa menyamakan Aku dengan nabi–nabi dan rasul-rasul maka mereka itu telah kena roh iblis.

PAKAIAN IMAN BESAR

Ini adalah membayangkan tentang Aku yang dilukiskan dalam 4 Injil, dalam warna kain kain Tabernakel.

Kalau diperhatikan kehidupanKu dalam 4 injil menurut warna Tabernakel maka susunan itu berubah. Perhatikan susunan dibawah.

§  Dalam susunan warna kain Tabernakel Adalah Merah ini berbicara tentang injil Lukas. Lukas berbicara tentang Anak manusia yang mengalami sengsara, dan Tabib diatas segala tabib. 1 Petrus 2:24.

§  Dari kehidupan sebagai Anak manusia yang mengalami sengsara menuju kepada seorang hamba yang mengalami kebangkitan. Dalam susunan warna kain Tabernakel adalah Biru berbicara tentang Injil Markus yaitu seorang hamba yang tidak bersilsilah, sebagai seorang hamba yang melayani dengan rela hati.

§  Dari kehidupan seorang hamba yang mengalami sengsara  menuju pada seorang raja yang empunya Kuasa dalam susunan warna Kain Tabernakel ialah Ungu. Ini berbicara tentang Injil Matius sebagai Raja yang empunya silsilah dan memerintah dengan keadilan.

§  Kehidupan Raja yang empunya kemuliaan, warna Putih – kesucian berbicara tentang Injil Yahya tidak mempunyai silsilah dari kekal sampai kekal .

Jadi dapat kamu melihat tingkatan dari Aku ditinjau dari ke-4 Injil perhatikan kembali susunannya.
1.   Anak manusia --- Lukas --- Merah  - (penuh sengsara).
2.   Hamba --- Markus ---  Biru - beroleh kebangkitan
3.   Raja diatas segala raja --- Matius --- Ungu - kuasa
4.   Anak Allah --- Yahya ---Putih - kesucian diatas  segala kesuciaan

Apabila kamu melihat susunan ini dapat kamu mengerti sebenarnya susunan 4 injil adalah sebagai berikut : Lukas, Markus, Matius, Yahya. Hal ini karena kepentingan umat Israel menunggu Raja diatas segala raja.

Adapun susunan diatas adalah kehidupanKu dalam 4 Injil Sepenuh yakni sebagai Anak Manusia yang merasai sengsara, kemudian mengalami sebagai Hamba yang beroleh kebangkitan, akhirnya menjadi Anak Allah yang hidup kekal.

Maka kamu yang akan menjadi hambaKu / saksiKu tirulah seperti kehidupanKu dalam 4 Injil. Jangan seperti hamba-hamba Tuhan yang berbuat tolol yaitu dari tingkat satu terus meloncat ketingkat paling atas. Tidak mengikuti jalan sebenarnya. Itu sebabnya mereka itu gagal dalam pelayanan karena mereka dihinggapi Roh kesombongan. Banyak hamba–hamba yang setelah keluar pendidikan ingin menjadi raja yang mau memerintah. Sebab itu perhatikan susunan-susunan tersebut diatas yang menjadi pegangan dalam melayani Aku.

Perhatikan kembali tentang alat–alat dalam Kamar Maha Suci supaya jangan sekali–kali ditukar tempatnya, karena kalau ditukar maka Tabernakel itu akan berubah. Perhatikan Tabernakel dipadang pasir yang telah kamu pelajari yaitu Tabernakel Musa. Tabernakel ini sebenarnya sudah tidak ada lagi dan pada waktu kaabah Solaiman ditabiskan Tabernakel padang pasir dimasukan kedalamnya. Pelaksanaan tentang pelajaran Tabernakel ini sudah berakhir tatkala Aku mati dikayu salib dimana Tirai Bait Allah itu robek dari atas kebawah perhatikan Matius 27:50–57, Epesus 2 berarti berakhirlah Tabernakel padang pasir. Tetapi sekarang ada hamba–hamba Tuhan yang menamakan dirinya guru–guru Besar dalam pelajaran mereka itu, mereka mencoba mengembalikan Tabernakel Musa yang sudah tidak ada lagi yang yang sudah diganti dengan Tabernakel yang hidup yaitu Kamu,  1 Korintus 3:16.

Sekali lagi bahwa Tabernakel Musa sudah tidak ada lagi, yaitu bayang-bayang segala perkara yang akan datang tetapi wujudnya dalam Aku Kolose 2:16–17. Mereka yang suka menjahit Tirai yang sudah dirobek adalah bertentangan dengan kehendakKu. Mereka adalah orang–orang Farisi dan ahli-ahli Torat dan orang Saduki modern yang tidak percaya kepada pengorbananKu dikayu salib. Sekarang adalah Tabernakel rohani karena Tabernakel Musa itu hanyalah bayang-bayang segala perkara.

Kehidupan Kuasa mematikan segala hawa nafsu daging dan bukan merobek Tirai, karena tirai Aku sudah robek. Adapun kehidupan doa dan puasa  yang sungguh–sungguh dan disertai dengan penyembahan yang benar akan bersekutu dengan Aku. Seperti apa yang dimaksud dengan 1 Korintus 14:26–33.

Karena jalan memasuki Kamar Maha Suci Rohani sudah terbuka baik orang Yunani baik orang Yahudi bahkan semua orang percaya dari setiap organisasi gereja dan setiap tingkat masyarakat yang ada, dimana RohKu akan dicurahkan, supaya kehidupanmu menjadi Tabernakel yang hidup yang bersekutu dengan Aku, Kisah Rasul 2:16–18.

Perhatikan hamba–hamba Tuhan dan anak–anak Tuhan yang sudah masuk Kamar Suci dan Kamar Maha Suci adalah kejatuhan yang hebat dan berbahaya karena ia akan ditarik keluar Halaman dan ia akan jatuh dalam Roh dan tidak ada ampun perhatikan Matius 12:31–32 dan Ibrani 6:4–6.

Yang dimaksud dengan kejatuhan ini inlah mereka yang sudah lahir dalam air dan  Roh kemudian beroleh karunia-karunia Roh dan mengetahui rahasia Firman sehingga sudah bersekutu dengan Aku lalu berbalik akibat pengaruh dunia sehingga jatuh maka tidak ada ampun lagi, perhatikan Ibrani 10:26–27. Dan ini terutama ditujukan kepada yang sudah mengenal rahasia FirmanKu dan karunia RohKu tetapi kemudian kembali berbalik menghujat RohKu.

Sebab itu sekali lagi Aku katakan bahwa mereka yang merubah 3 alat dalam Kamar Suci adalah melawan ketetapan dan peraturan dalam FirmanKu yang Aku tetapkan. Oleh karena itu mereka akan berhadapan  dengan Aku karena mereka itu digolongkan telah merusak Tabernakel, perhatikan 1 Korintus 3:16-17. Sebab itu pelajarilah Pelajaran Tabernakel yang sudah diungkapkan kepadamu.

Bagaimanakah memperoleh kekayaan Rohani.

Adapun yang terbaik untuk memperolah kekayaan Rohani adalah berbuat ibadat kepadaKu melalui Bedston pada waktu fajar menyingsing yaitu pada pukul 4 pagi. Apa sebab ? Hal ini mempunyai hubungan dengan pemungutan Manna dari umat Israel yang Aku hentar dari tanah Mesir menuju tanah Kanaan dimana Aku memberi makan mereka dengan Manna selama 40 tahun lamanya Manna itu datang dari Surga dan harus dipunggut pada tiap-tiap pagi pada waktu fajar menyingsing dan selesai sebelum matahari terbit. Sebab apabila matahari sudah terbit maka manna menjadi cair. Manna itu menunjuk pada Aku atau Firman Yahya 6:31-33.

Sebab itu apabila kamu datang kepadaKu untuk membuat bedston hendaklah kamu datang menyembah Aku pada waktu fajar menyingsing, dimana kamu awali dengan puji-pujian dan doa, setelah itu kamu membaca sebagian FirmanKu disertai dengan pembahasannya kemudian menyembah Aku dalam Roh dan Kebenaran dan lakukan itu sebelum matahari terbit artinya akhirilah bidston itu sebelum matahari terbit. Sebab apabila kamu mengadakan bidston hari sudah siang kamu tidak akan beroleh berkat sama dengan umat Israel waktu memungut manna sudah tidak ada lagi karena sudah mencair (Matahari sudah terbit).

Sebab itu untuk mencari kekayaan Rohani beribadatlah kamu pada waktu fajar menyingsing dan tutuplah sebelum matahari terbit. Memang untuk melakukan ini sulit bagi mereka yang tidak mau untuk bersekutu dengan Aku. Karena jam-jam seperti inilah saat yang paling enak tidur, karena itu lawanlah daging dan lawanlah kemalasan itu dan bangunlah bersekutu dengan Aku. Sebab itu sekali lagi Aku pesankan bangunlah dan berdoa kepadaKu pada waktu fajar menyingsing, karena apabila kamu bangun pada waktu matahari sudah terbit sudah tidak ada lagi berkat Roh, sama dengan umat Israel memungut manna pada waktu siang sudah tidak ada lagi karena pemungutan manna hanya pada waktu fajar sebelum matahari terbit. Keluaran 16:21.

Perhatikan :

Hendaklah kamu selalu memiliki FirmanKu. Karena sering kali apabila Aku mengajar kamu langsung sering kali Aku menyebutkan ayatnya dan kamu harus mencari dalam Alkitab, seperti contoh waktu Aku akan mengajar kamu carilah itu dalam buku Yesaya tetapi Aku tidak menyebut ayat dan pasal berapa. Itu sebabnya bagi yang Aku berikan pengajaran langsung rajinlah membaca FirmanKu.

Pemberkatan Nikmat   :

Pemberkatan nikmat yang dilakukan oleh segala gereja yaitu akhir daripada kebaktian.  Pemberkatan nikmat ini mempunyai arti yang penting sekali bagi setiap orang percaya. Pemberkatan nikmat ini dalam Perjanjian Lama adalah sangat penting artinya dan berlaku pada hari Grafirat yang berlaku setahun sekali dimana Imam Besar masuk dalam Kamar Maha Suci membawa 2 macam korban yaitu :

1.   Bagi dirinya sendiri.
2.   Untuk kaum.

Apabila Imam Besar itu sudah masuk kedalam Kamar Maha Suci maka Imam Besar itu memercikkan darah diatas Tutupan Grafirat 7 kali. Setelah selesai barulah Imam Besar keluar dari Kamar Maha Suci ke Kamar Suci dan darah yang sisa digosokkannya pada 4 tanduk pada Mezbah Dupa, kemudian keluar berdiri di Pintu Kemah dan mengangkat tangannya dan memercikkan darah sisa dari Mezbah Dupa kepada kaum (orang banyak), lalu memberkati mereka, maka selesailah upacara pada hari grafirat.

Nabi Musa sudah tidak ada lagi dan upacara demikian sudah selesai. Pada zaman Gereja hal itupun berlaku dengan cara yang baru tapi tidak terlepas daripada cara ibadat dengan peraturan Tabernakel, perhatikan Kolose 2:17: “Yang menjadi suatu bayang segala perkara yang akan datang, tetapi wujudnya itulah Kristus”. Seperti telah diterangkan dalam Pelajaran Tabernakel itu adalah pola dan seperti kaca pembesar bagi Gereja Penganten. Sekarang Tabernakel Musa sudah tidak ada lagi, tetapi diganti dengan Tabernakel Rohani, perhatikan 1 Korintus 3:16-17.

Kamu dapat melihat bahwa setiap gereja dalam tiap-tiap kebaktian ditutup dengan doa nikmat sebagai tanda selesainya kebaktian.

Adapun hamba-hamba Tuhan yang membawakan doa nikmat yang terakhir adalah mewakili Aku sebagai Imam Besar dalam Tabernakel Rohani.

Pemberkatan itu baru membawa berkat yang sesungguhnya kalau Imam Besar sudah masuk dalam Kamar Maha Suci dan nampak Skyna Glory dan keluar Pintu Kemah memberkati kamu.

Tetapi sekarang sudah berubah dimana setiap kali kebaktian berakhir ditutup dengan doa nikmat mengambil contoh pada tiap-tiap suratan Rasul Paulus pada akhir suratan-suratannya. Tetapi tidak semua doa nikmat membawa berkat. Sebab-sebabnya kamu harus pelajari Pelajaran Tabernakel artinya bahwa seorang hamba Tuhan yang membawakan doa nikmat seharusnya hambaKu itu sudah lahir baru daripada air dan Roh, menegerti pekerjaan Roh serta mengetahui rahasia Firman dan Perjamuan Suci serta mengetahui rahasia penyembahan dan bersekutu dengan Aku berarti ia masuk ke dalam Kamar Maha Suci Rohani dimana dia bersekutu dengan Aku barulah dia keluar dari Kamar Maha Suci ke Kamar Suci Rohani lalu keluar Pintu Kemah Rohani barulah memberkati kaum.

Pentingnya hamba-hambaKu bersekutu dengan Aku seperti Imam Besar yang masuk dalam Kamar Maha Suci yang nampak malaekat atau Aku sendiri turun dan memberikan berita kepadanya yang harus disampaikan kepada kaum.

Banyak kebaktian-kebaktian dari gereja yang sudah lahir baru daripada air dan Roh tapi kebaktian mereka itu merupakan kebaktian Halaman karena hamba-hamba Tuhan itu sendiripun belum penuh oleh RohKu. Bagaimana dia memberkati kamu ? Bagaimana dia bisa membawa doa nikmat ?

Oleh karena itu syaratnya bagi seorang hambaKu dapat membawakan doa nikmat yang membawa berkat apabila ia telah lewat Pintu Kemah ke Kamar Suci lalu ke Kamar Maha Suci. Tetapi kalau hambaKu belum menjalani seperti ini maka doa nikmatnya itu tidak membawa berkat. Hendaklah diperhatikan. HambaKu laki-laki yang berhak membawa doa nikmat, perempuan tidak diperkenankan. Perempuan hanya boleh menutup kebaktian itu dengan doa biasa saja dan tidak boleh angkat tangan karena itu bukan haknya. Ingat Imam Besar perempuan dalam Perjanjian Lama dan Rasul-rasul dalam Perjanjian Baru tidak ada. Tetapi dalam hal mahkota mereka juga mendapat seperti halnya berberapa sakramen didalam gereja.

Hak-hak Wanita dalam Pelayanan Sidang.

Perempuan dalam melayani sidang mempunyai batas-batas tertentu tidak sebebas seperti pria meskipun dilantik sama-sama. Ingat batas perempuan mendapat jawatan hanya nabi. Oleh karena itu perempuan dapat melayani kebaktian, dapat berdoa untuk orang sakit, tapi dilarang menumpangkan tangan keatas laki-laki.

Selain daripada itu tidak diijinkan perempuan melakukan :

1.   Membawa doa nikmat dengan mengangkat tangan.
2.   Melayani Pemberkatan Nikah.
3.   Memimpin Perjamuan Suci.
4.   Membaptis orang.
5.   Melantik dan mengurapi hamba-hambaKu

Kelima perkara ini harus diperhatikan oleh hamba-hambaKu perempuan yang Aku lantik supaya jangan lakukan hal ini. Perempuan boleh menumpangkan tangan kepada sesamanya. Mereka tidak boleh merampas hak daripada laki-laki. Oleh karena itu hal-hal yang dilarang diatas jangan dilakukan. Apalagi menjadi Gembala Sidang tidak diperkenankan. Pernahkan kamu membaca seorang perempuan menjadi Gembala sidang ?

Perhatikan FirmanKu dalam 1 Korintus 11:3 : “Tetapi aku suka kamu mengetahui, bahwa kepala tiap laki-laki itu Kristus, dan kepala perempuan itu laki-laki, dan kepala Kristus itu Allah”. Sekali lagi Aku tidak perkenankan seorang perempuan menjadi gembala sidang. Perhatikan 1 Timotius 3:1-7.

Aku adalah kepala sidang dan laki-laki adalah kepala perempuan. Dalam Alkitab perempuan hanya pelayan, perhatikan Rum 16:1-2, Pilipi 4:2-3, Lukas 8:1-3. Kenapa perempuan tidak boleh menumpangkan tangang kepada laki-laki ? Karena yang menumpangkan tangan dan memberkati adalah mewakili Aku. Dalam Perjanjian Lama tidak pernah ada Imam Besar perempuan. Imam Besar dalam Perjanjian Lama mengurapi Tabernakel dan membawa serta memberkati kaum.

Dalam Perjanjian Baru Akulah Imam Besar Ibrani 7:26, 8:1-3. Imam-imam yang dimaksud adalah mewakili Aku, perhatikan Ibrani 10. Aku sudah berada di Surga tetapi ada wakil-wakilKu didunia yaitu hamba-hambaKu laki-laki yang melayani pekerjaanKu yang memberkati dan melantik.

Inilah keistimewaan bagi hamba-hambaKu laki-laki dimana mereka lakukan sebagaimana Aku lakukan berdasarkan petunjuk FirmanKu. Dengan petunjukKu ini supaya hamba-hambaKu perempuan jangan bertindak salah dalam melayani pekerjaanKu didalam gereja yang tidak mengetahui rahasia pelayanan, sehingga hamba-hambaKu itu sembarang saja melantik perempuan itu menjadi gembala sidang seperti laki-laki.

Ingat bagaimanapun kemajuan-kemajuan yang dicapai oleh manusia dalam segala sidang tetapi wanita itu terbatas hanya dalam hal memperoleh mahkota, maka wanita itu mempunyai hak yang sama berdasarkan petunjuk Firman berarti bukan saja laki-laki yang memperoleh mahkota wanita juga mendapat mahkota.


Ayat 2    Dan biarkanlah halaman yang diluar Bait Allah itu, jangan diukur dia karena sudah diberikan kepada orang kafir, dan negeri yang kudus itu akan dipijaknya empat puluh dua bulan lamanya.

Dalam pelajaran ini bahwa halaman yang dimaksud adalah tempatnya orang-orang percaya yang tidak lahir baru daripada air dan Roh atau pada orang yang lahir dari air saja atau hanya sampai pada baptisan air tapi tidak dipenuhi dengan RohKu dan 5 perempuan yang bodoh.

Berbeda dengan Wahyu 11:1. Ingat dalam ayat 1 bahwa Bait Allah Rohani itu diukur oleh FirmanKu dan mereka yang lolos dalam ukuran ini mereka itu akan terangkat pada waktu gerejaKu terangkat diawan-awan. Tetapi bagi mereka yang tidak diukur Bait Rohaninya dengan FirmanKu tidak memenuhi syarat maka mereka itu akan tergolong pada 5 anak dara yang bodoh maka mereka termasuk pada benih gereja yang tertinggal yaitu mereka yang memegang hukum-hukum Allah yang temasuk pada 2 golongan gereja yang terdapat pada Matius 24.

Halaman itu tidak diukur, berbicara bahwa gereja yang bukan Penganten itu tidak masuk pada bilangan. Oleh karena itu apabila Gereja Penganten sudah diangkat, mereka akan tertinggal dan masuk pada zaman Antikrist.

Negeri yang kudus yang dimaksudkan dalam ayat ini adalah Yerusalem yang sekarang ini karena Yerusalem itu adalah kotanya Salem atau Malkisedik. Tetapi pada zaman Antikrist Yerusalem ini akan menjadi pusat pemerintahan Antikrist, dan disinilah Antikrist akan bertahta selama 3 ½ tahun. (Hal ini akan diterangkan).

Jadi Yerusalem akan dipijak-pijak oleh Antikrist selama 3 ½ tahun dengan seluruh tanah Palestina. Itu sebabnya FirmanKu berkata tidak ada satu batu yang tersusun diatas batu yang lain yang tiada dirombak kelak.

II.   Dua Saksi dari Surga yang bernubuat 3 ½ tahun.   – ayat 3-14.


Ayat 3   Maka Aku akan memberi ke dua orang saksiKu bernubuat seribu dua ratus enam puluh hari lamanya, berkainkan kain guni.

Dua saksi yang dimaksud dalam ayat ini adalah berbicara Nabi Musa dan Elia. Mereka turun dari surga diwaktu Gereja Penganten sudah diangkat naik ke awan-awan diatas lembah Megido berdasarkan Wahyu 12:6, 14 dan dihubungkan dengan Meterai VI dalam Wahyu 6:12-16 dan Matius 24:29-37, 40-42. Dan sesudah pengheningan cipta dalam Wahyu 8:1-2 maka kedua saksi turun dari surga bersaksi dibumi, dimana Meterai VII berjalan. Mereka akan bernubuat selama 1260 hari, yaitu selama Antikrist berkuasa dan memijak benih gereja tertinggal. Pada masa Antikrist ini kedua nabiKu ini akan bertarung habis-habisan melawan nabi-nabi palsu.

Maksud daripada kedua saksi ini bernubuat pertama ditujukan kepada :

1.   UmatKu Israel.
2.   Yang memegang kesaksianKu yang tertinggal (5 perempuan bodoh).
3.   Gereja Palsu / Gereja Sundal.

Pekabaran mereka ini adalah pekabaran keras seperti singa menikas lihat pelajaran 1 Raja-raja 10:18-20 tentang 2 singa disisi kelek-kelek. Maksud pekabaran ini adalah untuk menyaksikan kepada benih yang tertinggal ini supaya jangan menyerah pada Antikrist, tapi bertahan meskipun mengalami aniaya 5 bulan lamanya, disamping untuk menyadarkan Gereja Palsu dan Sundal supaya bertobat kepadaKu.

Berkain guni berarti memakai pakaian kerendahan dengan maksud mengoreksi syarat-syarat Torat dalam menghampiri Aku. Kenapa kedua saksi itu ? Telah diterangkan dalam 4 Injil.


Ayat 4    Maka itulah yang diumpamakan kedua pohon Zaitun dan kedua Kaki Dian yang tegak dihadirat Tuhan yang empunya bumi ini.

Mereka berdua diumpamakan seperti :

a.    Kedua pohon Zaitun.
b.    Kedua Kaki Dian tegak dihadirat Tuhan.

Maksudnya adalah sebagai berikut     :

KEDUA POHON ZAITUN.

Minyak Zaitun adalah minyak yang dipakai dalam Tabernakel. Minyak Zaitun ini diambil dari buah Zaitun dimana buah ini dihancurkan / ditumbuk kemudian diperas dan dari dalamnyalah keluar minyak Zaitun dan diambil minyaknya yang utama.

Dan minyak inilah yang dipakai untuk Pelita Emas yang berada dalam Kamar Suci dan apabila dinyalakan akan menerangi Kamar Suci sehingga alat-alat yang ada didalamnya nampak jelas. Lihat pelajaran Tabenakel. Adapun kedua pohon Zaitun ini adalah berbicara dari hal NabiKu Musa dan Elia. Kedua nabi ini adalah utusanKu dalam Perjanjian Lama bagaikan pohon Zaitun / pembawa terang terutama untuk umatKu Israel. Adapun Nabi Musa itu mewakili zaman Torat dan memimpin umatKu Israel keluar dari Mesir menuju ke tanah Kanaan, sedangkan nabiKu Elia mewakili nabi-nabi sesudah umat Israel tiba ditanah Kanaan.

KEDUA KAKI DIAN

Kedua saksi ini adalah merupakan kedua kaki dian atau terang Allah pada zamannya sebagai utusan-utusanKu yang penuh kuasa dan wibawa. Apa sebabnya ? Karena kedua nabiKu itu sangat diagungkan oleh umatKu Israel, perhatikan dalam 4 Injil nyata pemujaan dari umat Israel terhadap kedua nabiKu ini. Oleh karena itu kedua nabiKu ini akan turun dan bernubuat selama 3 ½ tahun dimana mereka diurapi dengan Kuasa RohKu membawa pekabaran yang keras disertai dengan Murka Allah yaitu Injil yang kekal Wahyu 14:6 : “Maka aku tampak seorang malaekat yang lain terbang diatas langit dan padanya ada Injil yang kekal hendak diberitakannya kepada segala orang yang duduk dibumi ini, yaitu kepada tiap-tiap bangsa dan suku dan bahasa dan kaum”.

Yang dimaksud dengan Injil yang kekal yang dibawa oleh malaekat ini adalah Injil pada zaman Antikrist. Malaekat ini adalah malaekat Jibrael yang bekerja sama dengan kedua nabiKu pada waktu kedua nabiKu ini bernubuat selama 3 ½ tahun pada zaman Antikrist. Waktunya ialah tatkala Gereja Penganten diterbangkan ke padang belantara, Wahyu 12:6, 14 dimana Meterai VII dibuka sesudah pengheningan cipta disurga.

Pekabaran kedua saksi ini selama 3 ½ tahun dilihai oleh seluruh dunia karena kedua saksi ini akan memakai alat-alat modern yaitu televisi yang modern, lihat perkembangan televisi dunia sekarang.

Kedua saksi ini akan bernubuat ditanah Palestina disebelah Timur kota Yerusalem yakni berada disekitar bukit Zaitun.

Kedua saksi ini akan berhadapan dengan Antikrist dan nabi-nabi palsu karena diatas bukit zaitun ini apabila Aku datang kali yang kedua untuk mengakhiri Antikrist kakiKu akan berpijak di bukit Zaitun, Zakaria 14:3-4.

Sifat dari kedua nabiKu ini.

1.   Nabi Musa

NabiKu Musa adalah orang yang paling lemah lembut perangainya terlebih daripada orang yang lembut diatas bumi ini. Pekabarannya lemah-lembut dan penuh kuasa dan rela berkorban untuk umat Israel yaitu bangsa yang telah Kupilih jadi umatKu, yang telah dipimpinnya keluar dari tanah Mesir. Keluaran 32:31-34. Demikian juga pada zaman Antikrist nabiKu Musa dan Elia rela mati untuk membawa pekabaran yang terakhir bagi bangsa dan bagi dunia.

2.   Nabi Elia

Nabi Elia adalah seorang nabi yang hidup pada zaman pemerintahan raja Akhab dengan permaisurinya Izebel, dimana nabiKu  ini sangat dimusuhi oleh raja Akhab beserta istrinya Izebel.
Pada masa itu umat Israel tersesat. Itu sebabnya nabi Elia melawan mereka dengan keberanian yang luarbiasa. Perhatikan pertarungannya melawan nabi-nabi palsu dalam 1 Raja-raja 18, dimana Aku telah menolong dia dan menyatakan mujizat dari surga dimana terjadi pertarungan antara nabi Elia dengan nabi-nabi Baal dan nabi-nabi hutan diatas gunung Karmel (450 nabi Baal dan 400 nabi hutan) tapi akhirnya nabi-nabi Baal dan nabi-nabi hutan ini disembelih disungai Kison.

Nampak disini sifat dari nabi Elia yang tidak memberi ampun kepada nabi-nabi hutan dan nabi-nabi palsu. Dan sifat inilah yang menakutkan umatKu Israel. Pada zaman Antikrist kedua nabiKu ini akan dilengkapi dengan kuasa karena mereka akan bertarung dengan nabi-nabi palsu dan Antikrist (yang jaraknya tidak berjauhan, lihat peta Palestina) Antikrist berkedudukan di Yerusalem dan kedua saksiKu berada dibukit Zaitun.

Pada zaman Antikrist kedua nabiKu ini akan tampil dengan pekabaran yang keras yang disertai dengan kuasa dan disetai pula dengan penghukuman Illahi.

NabiKu Musa meminta 7 Sangkakala. Disini kamu nampak sifat dari nabi Musa yang penuh dengan kasih dan besar dimana pehukuman hanya berlaku 1/3 dan 2/3 diluputkan.

NabiKu Elia meminta 7 Bokor Murka Allah yaitu pehukuman tanpa ampun dan terjadi pada tahun yang terakhir pada zaman Antikrist dan kuasa ini untuk Antikrist dan kawan-kawan tidak termasuk orang-orang yang menerima kesaksian Musa dan Elia, Wahyu 18:4.

Penghukuman pada zaman Antikris adalah dua gelombang.

Gelombang pertama (I)   :  7 sangkakala untuk umum.
Gelombang kedua (II)  : 7 Bokor Murka Allah, khusus ditujukan pada antikris dan kawan–kawannya.

Sedangkan mereka yang bertobat pada pekabaran Musa dan Elia dilindungi berdasarkan Mazmur 91:1 karena dipersiapkan untuk masuk pada 1000 tahun Masa Damai. Mereka yang dimaksud dengan penduduk 1000 tahun Masa Damai yang akan diperintah oleh saleh–salehKu yang bangkit pada Kebangkitan Pertama dan Gereja Penganten yang diubahkan.

Adapun pekabaran nabi Musa dan Elia disertai dengan penghukuman dan disaksikan oleh malakikat Jibrael sebagai malaikat pekabaran. Berdasarkan Wahyu 8:13, Wahyu 14:6.

Susunan pekabaran :

Nabi–nabiKu dalam Perjanjian Lama membawa kabar Kerajaan Allah dan Nubuatan tetapi disertai pula dengan tanda- tanda mujizat.
Aku membawa kabar Kerajaan Allah (injil sepenuh ) :

1.  Dengan perumpamaan.
2. Kenyataan dimana disertai dengan kuasa dan tanda – tanda  mujizat tidak lagi berupa nubuatan tetapi Aku sendiri karena Akulah Firman yang menjelma menjadi daging. Yahya 1:14.
3. Rasul–rasul membawa kabar dengan kenyataan yang menlanjutkan pekerjaan dengan tanda kuasa dan mujizat (firman menjadi kenyataan).


Ayat 5    Dan jika barang seorang hendak merusaknya keduanya itu, api keluar dari dalam mulutnya memakan segala  seterunya dan jikalau barang seorang hendah merusaknya keduanya itu, maka tak dapat tiada ia akan mati atas peri demikian.

Apabila ada seorang hendak menyerang kedua nabi ini dengan maksud hendak membinasakan dan membunuh mereka maka keluarlah api yang menghaguskan dari mulut mereka dan api itu adalah kuasa FirmanKu  yang ada pada mereka itu. Kedua nabiKu ini akan Aku perlengkapi dengan kuasa luar biasa  disertai dengan penghukuman Illahi ada dalam mereka sehingga siapa saja yang datang mengganggu mereka itu akan mati seketika itu juga. Tak ada satu kuasa atau kekuatan yang dapat melawan kedua nabiKu ini selama mereka bernubuat 3 ½ tahun lamanya sehingga semuanya genap.

Ayat 6   Maka kedua itu ada berkuasa mengunci langit supaya jangan turun hujan selama keduanya bernubuat itu, dan keduanya itu berkuasa atas segala air menjadikan dia darah, dan menimpa bumi dengan segala jenis bala seberapa kali dikehendakinya.

Kedua nabi itu diberi kuasa untuk mengunci langit pada masa antikris selama 3 ½ tahun sehingga terjadi hal–hal sebagai berikut :

1.   Supaya jangan turun hujan selama mereka itu bernubuat. Hujan ini adalah hujan yang sebenarnya. Jadi hujan pada zaman antikris tidak akan turun selama 3 ½ tahun, persis seperti pada zaman raja Akhab memerintah. Perhatikan 1 Raja-Raja 2:17–18.
§  Akhab adalah bayangan Antikris
§  Izebel adalah bayangan Gereja Palsu.

Jadi pada zaman antikris ini terulang lagi seperti apa yang terjadi pada zaman raja Akhab dan ini berlaku pada  zaman Elia.

2.   Hujan Rohani tertutup dimana RohKu tidak bekerja lagi. Kegerakan Besar sudah selesai. Gereja Penganten sudah terangkat dan 5 perempuan yang bodoh tertinggal.

Di zaman antikris ini mereka hanya dapat menebus jiwa mereka dengan mengorbankan darah mereka sendiri. Ini adalah penghukuman tubuh, jiwa, dan Roh.

3.   Terjadi penghukuman rohani selama 3 ½  tahun terutama bagi benih gereja yang tertinggal, penghukuman tubuh, jiwa, dan Roh. Pekabaran sudah tertutup kecuali kedua nabiKu. Tapi untuk bertemu dengan merekapu tidak mungkin. Terjadi kelaparan rohani yang luar biasa sehingga berlaku Amos 8:11–13 yang sepenuhnya yang sebenarnya sudah terjadi pada waktu Kegerakan Besar waktu Gereja Penganten menikah dengan Aku, tetapi pada zaman Antikris ini lebih hebat lagi dapat dirasakan kebutuhan yang sangat mendesak tetapi pintu kemurahan sudah tertutup. Hanya melalui penyiksaan–penyiksaan dan apabila mereka itu bertahan barulah mereka itu selamat.

4.   Pada zaman antikris ini air akan menjadi darah, darah yang benar, Wahyu 8:8, 16:3–4, juga terjadi beberapa bala yang dicurahkan berturut–turut sebagaimana yang diminta oleh kedua nabiKu ini sehingga pada zaman antikris adalah suatu kesukaran yang luar biasa. Itu sebabnya dalam Matius 24:19–21  disebutkan “Wai” (celaka). Pada zaman Antikris ini terjadi pertarungan yang sengit dimana mereka juga akan mengadakan mujizat. Pada pertarungan ini nabi–nabi ini akan binasa karena tidak dapat melawan kuasa yang Aku berikan pada kedua nabiKu Musa dan Elia ini.


Ayat 7     Apabila kesaksiannya itu sudah disempurnakan, dan binatang yang buas yang keluar dari dalam lubang yang tidak terduga itu akan memerangi keduanya dan mengalahkan dia, serta membunuh dia.

Apabila kesaksian sudah disempurnakan (ini berbicara kasaksian mereka sudah selesai) dan ini berlaku pada pencurahan Bokor Murka Allah yang ketujuh. Pada saat itu binatang buas yang keluar dari lubang itu yang tidak lain adalah Antikris memerangi keduanya. Adapun Antikris adalah iblis yang menjelma menjadi manusia Antikris (lihat kombinasi Wahyu 9:1–2 dan Wahyu 13:1) perhatikan penjelasan–penjelasan ini dalam pasal–pasal tersebut.

Pada waktu sangkakala ke-7 ini dicurahkan maka akan berjalan mulai tahun kedua dari zaman Antikris dan bertemu dengan Bokor Murka Allah ke–7 dalam Wahyu 16 dimana Antikris akan diakhiri. Dimana 2 tahun adalah masa jayanya tetapi pada masa ½ tahun terakhir Antikris diperhadapkan dengan 7 Bokor Murka Allah. Pada waktu Bokor Murka Allah yang ketujuh dicurahkan Antikris menyerang kedua nabiKu itu lalu membunuh keduanya.

Tetapi sesudah hari yang ke-4 (½ hari ke IV) kedua saksi ini hidup kembali dan terangkat ke Surga. Dan sudah kedua saksi ini sampai ke Surga Aku dilantik menjadi Raja diatas segala raja, kemudian Aku turun untuk memerangi Antikris disaat Bokor Murka Allah sedang berjalan dan ini disebut dengan perang Armagedon adalah perang antara Allah dengan Manusia Wahyu 17:14 dan 19:11–14.

Setelah Antikris dan kawan–kawan dihancurkan Aku menangkap setan itu dan memeteraikan dia dengan rantai didalam lubang 1000 Tahun lamanya, Wahyu 20:1–3 .

Setelah Bokor Murka Allah yang ketujuh itu selesai maka orang yang mati dalam Aku dibangkitkan pada Kebangkitan I dan diubahkan dalam sekejap kemudian bersama–sama dengan Aku berpesta 75 hari di Surga yakni pesta Perkawinan Anak Domba (dijelaskan dalam Wahyu 19).

Ayat 9   Adapun mayatnya itu bergelimpangan dijalan negeri besar yang dengan kiasan disebut dengan sodom dan mesir, disitulah juga Tuhanya tersalib.

Adapun ke 2 saksi itu mayatnya bergelimpangan dinegeri besar yang dikiaskan Sodom dan Mesir artinya :

1.   SODOM

Sodom adalam kiasan dari kota perzinahan dan penggagahan yang sudah melampaui batas-batas dimana manusia hidupnya seperti binatang yang pada akhir zaman ini disebut Hyppies dan ini akan lebih hebat pada zaman Antikris karena perwujudan dari Yesaya 4:1 yang sesungguhnya ini akibat dari orang–orang yang tidak percaya kepadaKu. Inilah yang dimaksudkan dengan kepuasan daging yang sempurna.

Kata Sodom ialah manusia yang seperti binatang atau manusia yang kawin dengan binatang sebab itu perhatikan Kejadian 19 yang adalah klise pada zaman Antikris dan kejadian ini mulai akan  nampak pada waktu Kegerakan Besar mulai tetapi disempurnakan pada zaman Antikris sebab itu waspadalah.

2.     MESIR   

Ini adalah kiasan bahwa daerah ini dahulunya penuh dengan ilah–ilah palsu (kota  berhala) dan pada waktu itu banyak orang–orang Mesir menyembah ilah–ilah palsu antara lain Dewa api .

Nanti pada zaman antikris ini manusia–manusia yang tidak bertuhan akan rusak moralnya sehingga benar–benar zaman Sodom dan Gomora kembali dipraktekkan dan lebih hebat lagi. Apalagi dengan penemuan ilmu pengetahuan tetang obat–obat seperti ganja dan sebagainya, sehingga  manusia pada waktu itu tidak mengenal malu lagi dan hidup seperti binatang dan ditambah lagi dengan penyembahan berhala yang luar biasa seperti yang dimaksud dengan Wahyu 9:20–21 dimana mereka tidak akan bertobat .

Jadi nabi Musa dan Elia mati diantara orang–orang yang rusak moralnya hidup diantara orang–orang  yang rusak moralnya hidup diantara orang–orang yang tidak kenal Allah, penghujat dan sebagainya.

Disitu juga Tuhannya tersalib

Ini adalah berbicara dosa dunia tertanggung atasKu sehingga Aku rela disalibkan  1 Petrus 2:24 , Yahya 1:29.

Pada zaman antikris ini Aku masih membuka jalan keluar bagi orang – orang durhaka gereja sundal supaya bertobat. Itu sebabnya …… kedua saksiKu bernubuat  3 ½ tahun pada Zaman natikris dan kesaksian dari kedua saksiKu ini berhasil karena sebagian dari gereja sundal itu bertobat Wahyu 16:4, 11:13, 17:16–17.

Sekali lagi keadaan manusia pada zaman Antikris ini seperti pada zaman Sodom dan Gomora dan zaman Nuh dan kedua saksi ini akan mati dan matinya dibu kota Israel yaitu Yerusalam sekarang ini pusat Antikris disekitar dimana Aku tersalib bagi dunia.


Ayat 9     Dan beberapa orang diantara kaum dan suku dan bahasa dan bangsapun memandang mayatnya itu setengah empat hari lamanya dan tiada mereka itu meluluskannya ditaruh didalam kubur.

Ayat 10   Dan segala orang yang duduk dimuka bumi ini bersukacita atasnya dan bersukaria dan berhadiah– hadiahan sama sendiri, sebab kedua orang nabi itu sudah menyiksa segala orang yang duduk diatas bumi ini.

Adapun kedua mayat nabiKu ini yang mati oleh karena binatang itu (Antikris) oleh Antikris dan kawan–kawan tidak diizinkan untuk dikuburkan, sehingga segala manusia dari keempat penjuru alam memandang kedua nabiKu ini mati bergelimpang dijalan selama 3 ½  hari.

Adapun matinya kedua Nabi ini penduduk dunia bersukaria, yaitu mereka yang memihak Antikris karena mereka tahu kedua nabiKu inilah yang sudah menghajar penduduk dunia ini beserta dengan Antikris sebagai majikan mereka dengan 7 sangkakala dan 7 bokor murka Allah. Adapun segala bangsa memandang mayat-mayat ini yang bergelimpangan dengan alat-alat yang sangat modern yang diproduksi pada zaman Antikris yaitu melalui Televisi. TV pada zaman Antikris jauh lebih sempurna daripada yang sekarang ini. TV itu dibuat begitu rupa sehingga penduduk dari keempat penjuru alam dapat melihat dengan jelas kematian dari kedua nabiKu ini.

Hikmat antikris akan diterangkan dalam Wahyu 13, dan menyempurnakan TV ini akan berlaku pada masa jayanya Antikris.

Tatkala kedua nabiKu ini mati, kesukaan mereka tidak akan hilang sehingga ada pesta besar di keempat penjuru alam dan masing-masing memberi hadiah kepada satu dengan yang lain suatu tanda kemenangan karena Antikris telah dapat mengalahkan dan membunuh kedua nabiKu ini berarti mereka telah beroleh kemenangan yang besar dan berhentilah segala bala dan murkaKu.


Ayat 11   Kemudian daripada tengah  empat hari itu, masuklah kedalam keduanya nafas nyawa daripada Allah, lalu bangkitlah ia berdiri, maka datanglah ketakutan yang besar keatas segala orang yang nampak keduanya itu.

Kemudian setelah sampai pada tengah 4 hari kedua nabiKu mati itu, masuklah ke dalamnya nafas daripada Allah lalu mereka itu bangkit kembali.

Tengah 4 hari disini mempunyai 2 pengertian  :

1.   3 ½ hari yang sesungguhnya 3 ½  x 24 jam
2.   3 ½ hari ialah harinya Aku yakni 1 hari adalah 1 Tahun perhatikan Bilangan 14:34  1 hari = 1 tahun , jadi 3 ½ hari  = 3 ½ tahun masa pemerintahan.

Berbicara  3 ½  tahun masa kematian Rohani, juga menunjuk 3 ½ tahun masa pemerintahan Antkris.

Genap 3 ½ hari saksiKu ini bangkit kembali dan dengan bangkitnya kedua saksiKu ini maka datanglah ketakutan atas penduduk bumi yang menjadi pengiring Antikris yang terdiri dari segala bangsa suku, kaum, dan bahasa. Apa sebab  ?

1.   Karena mereka melihat satu mujizat yang besar.
2.   Dan bangkitnya kedua saksiKu ini sudah tentu mereka akan membalas lebih hebat daripada pengalaman mereka dimana mereka telah dihajar oleh tujuh sangkala dan 7 bokor murka Allah mereka tidak mau mati dan kebangkitan mereka itu menujuk pada bokor murka Allah ke-7 sedang berjalan yang bertemu dengan sangkakala yang ke-7 dimana kebangkitan mereka itu dunia masuk dalam perang Harmagedon yaitu perang antara manusia dengan Allah.


Ayat 12   Maka orang–orang itu sudah mendengar suatu  suara yang besar dari langit dan berkata kepada keduanya : “Naiklah kemari”  lalu naiklah keduanya itu kelangit didalam awan dan segala seterunya pun nampak dia.

Waktu kedua saksi itu telah bangkit, maka kedengaran suara dari langit  “Naiklah kemari“ maka naiklah kedua saksi kedalam kemuliaan (dalam awan) dan segala seterunya nampak mereka itu. Ini suatu tanda bahwa tugas dari kedua nabiKu ini sudah selesai dengan penuh kemenangan. Kenaikan mereka itu sama dengan waktu Aku naik ke Surga dihadapan Rasul–RasulKu / murid–muridKu  + 5000 orang, Kisah Rasul 1:9–10. Tetapi pada keangkatan kedua nabiKU ini dalam kemulian segala bangsa memandang yang menjadi seteru daripada kedua saksi ini. Mereka memandang dengan ketakutan luar biasa.


Ayat 13  Pada ketika itu juga terjadilah gempa bumi yang besar, sehingga robohlah sepersepuluh negeri itu maka matilah didalam gempa bumi itu tujuh ribu orang yang tinggal lagi itu ketakutanlah sambil memuliakan Allah yang disurga.

Setelah kedua saksi naik kesurga terjadilah hal–hal sebagai berikut :

1.   Gempa bumi yang besar .
2.   Sepersepuluh daripada kota Antikris yaitu Yerusalem yang ada didalam bumi hancur diakibatkan gempa bumi yang besar.
3.   7000 orang mati akibat gempa bumi itu dan sisanya memuliakan Allah di Surga dengan ketakutan. Tetapi khusus kota Antikris disebut dalam Wahyu 13 tentang babel (Babel).

Inilah tandanya Aku akan dilantik sebagai Raja diatas segala Raja pada akhir Antikris.

Adapun tanda–tanda gempa bumi adalah tanda istimewa dalam Alkitab :

  1. Waktu umat Israel keluar dari tanah Mesir menuju ketanah Kanaan terjadilah gempa bumi yang besar. Mazmur 114:4.
  2. Waktu Aku mati  dikayu salib ada gempa bumi yang besar, Matius 27:31
  3. Waktu Aku bangkit dari pada orang mati ada gempa bumi, Matius 28:2
  4. Waktu mulainya Antikris dan Gereja Penganten disingkirkan ada gempa.
  5. Waktu kedua saksi bangkit naik kesurga, Wahyu 11:13
  6. Berakhirnya Antiktis ada gempa bumi yang luar biasa, Wahyu 16:18 yang terjadi pada Bokor Muka Allah yang ke-7.

Adapun mereka yang tertinggal yang melihat kota antikris (Yerusalem) dan 7000 mati sekaligus, maka datanglah  ketakutan atas mereka itu dan mereka itu memuliaakan Allah. Karena kota antikris yang mereka banggakan telah hancur.

Ayat 14   Adapun bala yang  keduas itu  sudah lepas, tengoklah bala yang ketiga itu datang dengan segeranya.

Yang dimaksud dengan bala yang kedua sudah lepas, tengoklah bala yang ketiga sudah datang ialah berbicara murka Allah yang bertemu dengan sangkakala yang ke-7 yang akan ditemui pada pasal berikutnya.

Peristiwa yang terjadi pada akhir Antikris sebagai berikut :

1.   Hancurnya kota Babel – Agama - tempat Gereja Sundal
2.   Hancurnya kota Babel – Politik - tempat kedudukan Antikris.

Sesudah peristiwa ini terjadi dan Aku dilantik menjadi Raja diatas segala raja, maka Aku turun mengakhiri antikris yaitu mencurahkan bokor murka Allah ke-7 dan pertemuan dengan sangkakala ke-7. Ini akan diterangkan dalam Wahyu 18:13.

Pelantikan Aku menjadi raja diatas segala raja Ayat 15, 18.

Ketika malaikat yang ke-7 meniup sangkakalanya bertemu dengan pencurahan Bokor murka Allah ke-7 kedengaranlah suatu suara di Surga dan suara itu adalah malaikat Jibrael yang berkata : “Kerajaan dunia ini menjadi kerajaan Kristus. Maka ia akan memerintah selama–lamanya “.

Pada masa persiapan masuk pada kerajaan 1000 tahun Masa Damai dimana Aku jadi Raja diatas segala Raja, tetapi Aku harus mengakhiri dulu Antikris dan kawan–kawannya menangkap setan dan masukkan dalam lubang tak terduga dalamnya  selama 1000 tahun Masa Damai kemudian Kebangkitan yang pertama. Menangkap binatang dan nabi–nabi palsu itu dibuang langsung ke neraka mulai pada saat itu Aku memerintah selama–lamanya dalam dua bagian yaitu :

1.   Pada 1000 tahun Masa Damai
2.   Pada Dunia Baru yang akan datang.

Hal ini akan dijelaskan dalam Wahyu 20:22. Inilah tujuan utama dari banyak orang beriman selalu berdoa : Kerajaanmu datanglah yaitu berbicara Kerajaan 1000 tahun Masa Damai yang menjadi kenyataan, dimana Aku memerintah dengan saleh–salehKu dan Aku yang menjadi Raja  diatas segala Raja. Adapun Kerajaan 1000 tahun Masa Damai itu sudah dekat tidak lama lagi, dimana betapa mulianya pengharapan akan hari itu. Perhatikan Zakaria 14:8–9 sebagai berikut : “Maka pada hari itu juga akan jadi bahwa bebebrapa air hidup akan mengalir dalam Yerusalem setengahnya kelaut timur dan setengahnya kelaut barat maka yaitu akan mengalir baik pada musim panas baik pada musim sejuk”.  
“Maka Tuhan akan Raja atas seluruh bumi dan pada hari itu Tuhan akan Esa namaNya Esa !”.

Kemudian KerajaanKu jauh lebih istimewa dan begitu indah yaitu lebih daripada kemuliaan dari pada waktu Adam dan Hawa ditaman Eden. Dunia merupakan Firdaus. Ini akan dijelaskan dalam Wahyu 20.

Ayat 16   Lalu keduapuluh empat ketua-ketua yang duduk dikursinya dihadirat Allah itu sujud menyembah Allah.

 Ayat 17  Serta berkata : “Kami ucapkan syukur kepadaMu, ya Allah Tuhan yang Maha Kuasa, yang ada dan yang sudah sedia ada, karena Engkau telah melakukan kodratMu yang besar itu dan Engkau telah memerintah”.

Ayat 18   Segala orang kafir itu sudah naik marahnya, tetapi murkaMu sudah sampaidan ketika orang mati dihukumkan dan sudah sampai ketika memberi pahala segala hambaMu yaitu nabi-nabi dan orang-orang suci dan orang yang takut akan namaMu baik kecil baik besar dan lagi sudah sampai ketika membinasakan segala orang yang merusakkan bumi ini.

Pada pasal-pasal sebelumnya bahwa ke-24 ketua-ketua ini sujud menyembah Aku, Wahyu 4:10, Wahyu 5:8, Wahyu 19:4.

Mengapa mereka menyembah demikian ? Karena :

  1. Aku dilantik menjadi Raja diatas segala Raja dan memerintah Yesaya 9:5, 6.
  2. Segala bangsa yang melawan Aku akan dibinasakan Mazmur 2:5.
  3. Waktu menghukumkan orang kafir dan Antikrist sudah sampai.
  4. Hari pemberian pahala kepada hamba-hambaKu, nabi-nabi, orang-orang suci dan orang yang takut akan namaKu 2 Timotius 4:8, Yakub 1:12. Jadi pahala yang aku berikan kepadamu yaitu setelah Aku dilantik menjadi Raja diatas segala Raja.

Ayat 19   Maka terbukalah Rumah Allah yang disurga lalu kelihatanlah tabut Perjanjian Allah didalam RumahNya itu, maka jadilah beberapa kilat dan suara dan guruh dan gempa bumi dan hujan batu yang hebat.

Ini ada hubungannya dengan Bokor Murka Allah yang ketujuh, Wahyu 16:17-21. Karena saat ini Aku turun dari surga dan mengakhiri Antikrist dalam Perang Harmagedon Wahyu 17:4, Wahyu 19:11-21.

Tatkala Aku mencurahkan murkaKu yaitu 7 Bokor Murka Allah, bagi mereka yang menerima pekabaran Musa dan Elia, maka mereka akan dilindungi, Wahyu 18:4, Mazmur 91. Sebagaimana Aku telah meluputkan umat Israel dari 10 bala di Mesir. Begitu juga umat yang menerima pekabaran Musa dan Elia maka akan Aku luputkan dari murka BapaKu.

Ingat ! Bala itu bermata.

Tabut Allah dalam ayat ini adalah berbicara 1000 tahun Masa Damai dimana Gereja Sempurna akan turun dengan Aku pada Kerajaan 1000 tahun Masa Damai memerintah.



Catatan :
Kata Aku adalah menunjuk Tuhan Yesus Kristus. Karena ungkapan ini adalah pewahyuan dari Tuhan Yesus.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar