SELAMAT DATANG

Selamat Datang di Blog "Nafiri Sion"... blog yang berisi Pengajaran Kabar Penganten Kristus... hanya untuk berbagi informasi dan sharing tentang Kebenaran Firman Tuhan... Tuhan Yesus memberkati

Karunia Lidah dalam Penyembahan

Karunia Lidah  

(Karunia Berkata-kata dengan Bahasa Roh)



Karunia Lidah adalah karunia yang kedua dalam Kelompok C (Karunia Penyembahan). Dalam pembagian 9 karunia Rohulkudus berada pada urutan yang kedelapan, 1 Korintus 12:8-11.

Apabila memperhatikan Pelajaran 7 Tingkat Iman, maka Karunia Lidah berada pada tingkat yang Keenam. Jadi untuk sampai pada Karunia Lidah ini, harus melalui tingkat 1-5. Pada Tingkat Iman ke 6 masuk pada  Karunia-Karunia Rohulkudus didalamnya terdapat Karunia Lidah.

Karunia Lidah didapat setelah menerima Baptisan Roh Kudus dan Kepenuhan Roh Kudus. Hal ini dijelaskan dalam rahasia Baptisan Roh yang dihubungkan dengan Pelajaran Pintu Kemah. Karunia Lidah ini masuk pada pelajaran Kaki Dian. Berarti karunia lidah ini tidak kurang fungsinya dari karunia-karunia Rohulkudus yang lain. 

Baptisan Roh Kudus dikerjakan oleh Tuhan sendiri sebagai Pembaptis Agung Roh Kudus, perhatikan Kisah 2:33 : Setelah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah serta menerima daripada Bapa Perjanjian Rohulkudus, dicurahkan-Nya Roh itu seperti yang kamu ini lihat dan dengar itu.

Baptisan Rohulkudus adalah tanda kita telah dipenuhi oleh Rohulkudus dengan tanda berkata salah satu bahasa asing yang diilhamkan oleh Rohulkudus seperti yang terjadi dalam Kisah 2:1-13 (4).

“Maka mereka itu sekalian pun penuh dengan Rohulkudus, sehingga mereka itu mulai berkata-kata dengan berbagai-bagai bahasa, sebagaimana yang diilhamkan oleh Roh kepadanya akan bertutur”.

Baptisan Rohulkudus itu adalah tanda materai menjadi anak-anak Allah, dan mengalami kelahiran baru didalam Roh, Yahya 3:3-6. Dalam ukuran Firman Allah, kita boleh masuk dalam Kerajaan Allah. Bahkan kita disebut milik Allah dan anak-anak Allah yang menjadi ahli waris Kerajaan Allah, Rum 8:9 dan 14-16. Kehidupan kita sudah terlepas dari hukum dosa dan maut, Rum 8:1-2.

Tetapi kehidupan rohani kita tidak hanya berhenti pada kelahiran baru dari air dan Roh saja, karena apabila diukur dengan Matius 24:19 termasuk pada perempuan yang menyusui yaitu masih kanak-kanak Rohani. Dan diancam dengan kata “celaka”, sebab apabila Gereja Tuhan disempurnakan dan menikah dengan Tuhan Yesus Kristus maka bagi yang masih kanak-kanak Rohani akan tertinggal.

Setelah mengalami kelahiran baru dalam air dan Roh, kehidupan Rohani harus ditingkatkan menuju pada pendewasaan Rohani. Dan pertama kali yang harus direbut adalah Karunia Lidah sebagai pembuka jalan menuju pada Karunia Roh Kudus berikutnya, 1 Korintus 12:8-11.

Proses Karunia Lidah (karunia Bahasa Roh)

Karunia Lidah adalah  pengertiannya sebagai berikut :

1.   Apabila dalam satu perhimpunan doa ada seorang anak Tuhan atau Hamba Tuhan dibaptis dengan Roh Kudus maka akan ditandai dengan berkata-kata asing (bahasa Roh) yang diilhamkan oleh Roh Kudus, seperti yang terjadi dalam Kisah 2:1-13 (4). Pada saat itu terdengar ada 17 bahasa dan murid-murid Tuhan yang berkumpul ada 120 orang. Kisah 1:15. Jadi  bukan satu bahasa Roh. Itu adalah sudah dibaptis dengan Roh Kudus yaitu berkata-kata salah satu bahasa asing (bahasa Roh).

2.   Kemudian dalam perhimpunan berikutnya pada waktu dalam doa dan penyembahan, bahasa Roh yang diterima melalui baptisan Roh itu muncul lagi dan semakin teratur bahasanya, maka kita sudah dibawa pada Kepenuhan Roh Kudus. Contoh : pada waktu dibaptis Roh Kudus kedengaran bahasa China tetapi belum teratur, kemudian perhimpunan berikutnya bahasa China ini muncul kembali dengan lebih teratur. Inilah sudah masuk pada Kepenuhan Roh Kudus.
Dan bahasa Roh tersebut terus dipergunakan maka akan dibawa pada Kepenuhan Roh Kudus secara konstant, menjaga dan memelihara bahasa Roh itu supaya tidak hilang

3.   Tetapi apabila dalam perhimpunan berikutnya bahasa China tersebut Tuhan ganti dengan bahasa yang lain, India misalnya, maka inilah yang disebut munculnya Karunia Lidah. Kita telah memperoleh bahasa Roh lebih dari satu. Dan selanjutnya akan berganti sehingga Tuhan akan mengaruniakan bahasa Malaekat, perhatikan 1 Korintus 13:1 : “Jikalau aku berkata-kata dengan segala bahasa manusia dan malaekat sekalipun, tetapi aku tiada menaruh kasih, niscaya aku sudah menjadi seperti gong yang berbunyi, atau genta yang gemerincing”.

Jadi seorang hamba Tuhan dan anak-anak Tuhan yang mengerti rahasia Karunia Lidah ini, maka dia akan dikaruniakan oleh Tuhan berbagai-bagai bahasa manusia sampai bahasa Malaekat.  Dan bahasa-bahasa itu meskipun banyak, kita akan mengetahui rahasianya, ini akan diterangkan terperinci dalam 1 Korintus 14.

Apa makna Karunia Lidah dan fungsinya bagi Gereja Tuhan ? 
Tuhan Yesus memberikan Karunia Lidah ini karena mempunyai tujuan yang penting dalam pendewasaan rohani. Karunia Lidah ini sangat penting karena :

1.   Permulaan dari pendewasaan Rohani. Karena Karunia Lidah ini membawa kita pada Karunia-Karunia Roh Kudus berikutnya, 1 Korintus 12:8-11 yang dibagikan menurut kehendak Tuhan dalam Tubuh Penganten. Karunia Lidah adalah merupakan perlengkapan Pakaian Penganten. Dengan Karunia Lidah ini kita dibawa masuk dalam Penganten Kristus. Itu sebabnya harus meningkat pada Karunia-Karunia yang lain, 1 Korintus 14:1.

2.   Dengan Karunia Lidah kita berbicara rahasia dengan Allah, perhatikan 1 Korintus 14:2 : “Karena orang yang berkata-kata dengan karunia lidah itu, bukannya berkata kepada manusia, melainkan kepada Allah, karena tiada seorang pun mengerti, melainkan dengan Roh ia mengatakan rahasia”.

Memperhatikan ayat tersebut, pada tahap berikutnya melalui Karunia Lidah ini membawa kita untuk berbicara secara rahasia kepada Allah dalam bahasa Roh. Pada tahap ini Karunia Lidah ini belum diartikan maknanya oleh Tuhan baik bagi yang berkarunia lidah maupun yang mendengar.

Dengan karunia Lidah ini juga menolong kita dalam menyampaikan keluh kesah kita kepada Tuhan, perhatikan Roma 8:26-27 :

8:26   Demikian juga Roh itu pun menolong pada kelemahan kita. Karena tiada kita tahu akan barang yang hendak kita pohonkan dengan sepatutnya; melainkan Roh itu sendiri memohonkan karena kita dengan keluh kesah, yang tiada terkatakan”.
8:27  Dan Tuhan, yang menyelidiki hati manusia, mengetahui apa maksud Roh itu, sebab Roh itu memohonkan karena segala orang suci, menurut kehendak Allah”.

Pada waktu kita berdoa kepada Tuhan dengan akal seringkali kita terbatas dalam menyampaikan segala maksud dan kerinduan kita. Tetapi dengan menggunakan Karunia Lidah terutama pada waktu dalam penyembahan Roh Kudus membantu kita menyampaikan segala maksud, kerinduan, pergumulan dan keluh-kesah kita kepada Tuhan. Dan Tuhan yang menyelidiki hati tahu akan segala kerinduan kita. Perhatikan juga dalam Matius 6:8 : “Janganlah kamu menyerupai mereka itu; karena Bapamu mengetahui barang keperluanmu dahulu daripada kamu memohonkan daripada-Nya”.
Jadi Roh Kudus melalui Karunia Lidah yang ada pada kita membantu menyampaikan segala maksud kita kepada Tuhan.

3.   Karunia Lidah menguatkan iman kita

Karunia Lidah ini menaguhkan dan menguatkan iman sendiri, 1 Korintus 14:4 : “Maka orang yang berkata-kata dengan karunia lidah itu meneguhkan imannya sendiri, tetapi orang yang bernubuat itu meneguhkan iman sidang jemaat”.
Itu sebabnya apabila iman kita sedang lemah, maka kita perlu berdoa dalam akal dan berdoa dalam Roh dengan mempergunakan Karunia Lidah. Sehingga kadangkala pada saat sedang berdoa dalam Roh dengan mempergunakan Karunia Lidah, seolah-olah tidak mau berhenti. Iman kita diteguhkan dan dikuatkan kembali.

4.   Karunia Lidah membawa kita pada Nubuat
Perhatikan susunan dalam Anugerah Roh, yakni :
a.     Baptisan Rohulkudus, perhatikan Kisah 2:1-13, 10:44-48, 19:1-7.
b.   Kepenuhan Rohulkudus secara konstan, Kisah 4:31.  Pada tahap ini Roh Allah tinggal dalam kita, 1 Korintus 3:16, 6:19, 2 Korintus 6:16.
c.   Karunia Lidah, dimana bahasa Roh yang kita peroleh pada waktu Baptisan Roh sudah meningkat menjadi Karunia Lidah (memiliki lebih dari satu bahasa Roh).
d.   Kemudian Karunia Lidah ini membawa kita untuk memperoleh Karunia Nubuatan. Setiap hamba Tuhan dan sidang jemaat yang sudah beroleh Karunia Lidah dan mempergunakannya, maka akan dibawa kepada karunia Nubuatan. Tuhan akan anugerahkan asalkan direbut menurut peraturan dan petunjuk Firman Tuhan, perhatikan 1 Korintus 14:1 dan 39.

Dalam pelajaran Mezbah Dupa, Karunia Lidah ini bagaikan asap dupa yang menembusi Tirai masuk kedalam Kamar Maha Suci. Ini artinya Karunia Lidah ini membuka Pintu Surga menuju tahta Allah sehingga Allah kemudian berbicara, Nubuatan muncul dalam penyembahan.

5.   Karunia lidah membawa kita kepada Mazmur.
Karunia Lidah ini membawa kita kepada nyanyian dalam Roh, yang disebut Mazmur.  Kita muji-muji Tuhan dengan nyanyian dalam Roh. Orang yang belum beroleh karunia lidah belum dapat bermazmur. (Perhatikan dalam pelajaran 1 Korintus 14).

6.   Karunia lidah membawa kita kepada penglihatan
Apabila kita menyerah sungguh-sungguh dalam penyembahan, melalui Karunia Lidah ini kita dibawa masuk ke dalam wilayah Kerajaan Surga. Sekali lagi bahwa Karunia Lidah bagaikan asap dupa yang menembusi Tirai, menembusi pintu Surga. Sehingga tidak hanya dibawa untuk mendengar suara Tuhan tetapi juga akan dibawa kepada penglihatan Rohani, perhatikan Kisah Rasul 2:16-18. Melihat kemuliaan Allah.

Penglihatan ini adalah karunia Tuhan bagian dari Anugerah Roh Kudus. Penglihatan dalam penyembahan tanpa didahului dengan Karunia Lidah adalah penglihatan emosi. Kecuali ada maksud Tuhan, perhatikan contoh :
1.   Penglihatan kepada Saul (Saulus) dalam Kisah 9:3-7. Rasul Paulus dipanggil oleh Tuhan melalui penglihatan.
2.  Penglihatan Kornelius dalam Kisah 10:1-5. Kornelius dipanggil melalui penglihatan dan suara Tuhan.

Jadi setiap orang yang melihat penglihatan dari Tuhan meskipun belum lahir baru dari Air dan Roh, dalam kehidupannya ada maksud dan rencana Allah.

7.     Karunia Lidah ini untuk mengusir setan dan penyakit, pada waktu berdoa untuk orang sakit.  Jadi apabila kita berdoa untuk orang sakit, kita mengusir setan dan penyakit itu dalam Nama Tuhan Yesus Kristus kemudian sambung dengan kata-kata asing (Karunia Lidah).

Sebab Karunia Lidah adalah bahasa roh yang mengandung kuasa, perhatikan firman Tuhan dalam Kisah 1:8 : “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."
                  
Jadi pada waktu kita dibaptis dengan Rohulkudus kita memperoleh kuasa, dan apalagi sudah meningkat sampai mendapat Karunia Lidah, kuasa itu disempurnakan.

Itu sebabnya apabila kita hendak mengusir setan dan penyakit apa saja, setelah kita panggil nama Tuhan Yesus Kristus, kita sambung dengan kata-kata asing (karunia lidah). Kata-kata asing (karunia Lidah) yang keluar dari mulut hamba Tuhan nampak secara mata rohani, kelihatan keluar dari mulut seperti api yang menyembur keluar.
    
8.    Karunia Lidah ini dipakai apabila kita ditimpa ketakutan pada waktu berjalan ditempat yang sunyi, yang biasa disebut orang tempat angker. Maka apabila itu terjadi pakailah bahasa asing (karunia lidah) dan ini satu hal yang istimewa, sehingga timbul keberanian kita kembali. Memberi kuasa dan keberanian apabila diganggu oleh roh-roh jahat, atau penghulu dunia, perhatikan Epesus 6:11-12.

9.  Karunia Lidah adalah kata-kata kuasa untuk menghentikan gangguan iblis dalam kebaktian. Contoh : Apabila kita mendengar suara Nubuatan sudah keluar dari kebenaran Firman Tuhan dan sudah dikendalikan emosi atau diganggu oleh kuasa kegelapan, maka untuk mengendalikan atau menghentikan Nubuatan ini kita tengking dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, Darah Tuhan Yesus yang berkuasa dan disambung dengan kata-kata asing (Karunia Lidah).

Jadi Karunia Lidah ini sangat penting sekali, sebab itu disejajarkan dengan 9 karunia Rohulkudus dan termasuk pada pelajaran Kaki Dian.


Artikel Terkait :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar